Setengah Mati Perankan Ibu-Ibu Minang, Jajang C. Noer: Ini Peran Tersusah – Berita Hiburan

by

Pahami.id – Aktor kawakan Jajang C. Noer kembali tampil dalam film layar lebar arahan Visinema berjudul Onde Mande!

Dalam film yang kental dengan budaya Minang ini, Jajang C. Noer berperan sebagai Ni Ta, ibu dari Ni Mar yang diperankan oleh Shenina Cinnamon.

Pemeran film Onde Mande [YouTube: Visinema Pictures]

Karakter Ni Ta digambarkan sebagai wanita yang memiliki motivasi diri yang dapat melakukan apa saja tanpa mempedulikan konsekuensinya.

Saat berakting, Jajang C. Noer diharuskan membacakan dialog dalam bahasa Padang.

Faktor inilah yang membuat Jajang merasa perannya di film Onde Mande merupakan peran tersulit yang pernah ia mainkan.

“Hafalan di film lain hanya pakai bahasa Indonesia, bahkan aksennya kadang-kadang. Saya tidak pernah menguasai kata dan susunan kalimat ini,” ujar Jajang C. Noer saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (13/6/2023). ).

“Saya setengah mati menyampaikan dialognya,” katanya lagi.

Meski memiliki darah Minang, hal itu tidak membuat Jajang bisa fasih berbahasa Urang Awak. Dia harus berlatih berkali-kali, belajar menghafal seperti anak SD.

“Saya berasal dari Jakarta, saya tahu bahasa Minang dari ibu dan ayah saya sejak saya masih bayi, tapi saya tidak mempraktekkannya,” kata aktris berusia 71 tahun itu.

“Jadi saya harus hafal, seperti anak SD yang hafal sejarah. Nah itu yang membuat saya berusaha luar biasa. Gila, orang Padang pasti seperti itu,” ujarnya lagi.

Jajang C. Noer di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (12/6/2023). [Pahami.id/ Tiara Rosana]
Jajang C. Noer di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (12/6/2023). [Pahami.id/ Tiara Rosana]

Jajang mengungkapkan bahwa dia membutuhkan waktu dua bulan untuk fasih berbahasa Minang.

Bahkan, aktingnya di film ini berhasil mendapatkan predikat film tersulit bagi Jajang C. Noer sepanjang karirnya.

“Menurutku film ini sulit. Ini peran tersulit sepanjang karirku. Aku hafal, bisa baca ulang sampai 15 kali. Butuh waktu sebulan sampai dua bulan untuk menghafalnya,” kata Jajang.

Meski begitu, Jajang senang berakting di film arahan sahabat baiknya, Paul Agusta yang berasal dari suku yang sama dengannya.

“Kenapa saya mau (mengambil tawaran film ini) karena saya sudah kenal Paul sejak umur empat tahun. Jadi waktu dia ngajak saya dua tahun lalu saya langsung setuju, dia orang Padang, saya orang Padang,” pungkasnya. .