Kami Beli Merek Itu Rp4 Miliar – Berita Hiburan

by

Pahami.id – Jordi Onsu akhirnya buka suara soal kisruh sengketa merek Geprek Bensu. Ia mengaku terang-terangan, kakaknya Ruben Onsu bukanlah orang pertama yang mendaftarkan merek Bensu untuk diperdagangkan.

“Bensu, bukan Ruben yang pertama mendaftar. Yang pertama mendaftar dari Bandung. Itu tahun 2015, sebelum ada Geprek Bensu,” kata Jordi Onsu di channel YouTube Kasi Solusi baru-baru ini.

Jordi Onsu baru mendapat hak atas merek Bensu setelah membayar kepada pihak yang pertama kali mendaftarkannya.

Nominal yang harus dibayarkan pun besar, mengingat Jordi sebelumnya telah menggugat pemilik merek tersebut dan tidak mendapat hasil.

Akhirnya saya ketemu orang itu, saya tanya, ‘Mau dijual berapa? Kita bayar saja’. Rp 4 miliar kalau tidak salah, jelas Jordi Onsu.

Jordi Onsu tak keberatan mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan merek Bensu.

Ia merasa kata Bensu sangat identik dengan sosok kakaknya, dan hanya merekalah yang berhak menggunakan merek tersebut.

“Iya, orang tahu Bensu itu Ruben Onsu. Pendaftarannya atas nama suatu usaha, merek orang terkenal dan juga sosok yang harus kita ketahui,” jelas Jordi Onsu.

Namun setelah Jordi Onsu mendaftarkan Geprek Bensu, ia mengetahui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) telah menerbitkan dua sertifikat berbeda untuk merek tersebut.

Jordi Onsu (Instagram)

Tiba-tiba keluar dua sertifikat. Satu Ruben Onsu, satu rekan bisnis saya Benny Sudjono, jelas Jordi Onsu.

Hal inilah yang kemudian memicu perselisihan mengenai merek Geprek Bensu. Jordi Onsu menduga ada yang bermain-main hingga muncul dua sertifikat berbeda untuk merek yang sama.

“Mulai tahun 2017, satu-satunya yang berhak mendapatkan sertifikat merek adalah Ruben Onsu,” kata Jordi Onsu.

Sayangnya, Jordi Onsu masih belum menyebutkan siapa pihak yang diduga berperan dalam pembuatan dua sertifikat merek Geprek Bensu tersebut.

“Tanya saja pada bapak Mirna,” kata Jordi sambil tertawa.