2 Stadion Legendaris yang Jadi Venue Semifinal Liga 2 2023-2024, Terletak di Sumatera dan Papua – Berita Hiburan

by

Pahami.id – Liga 2 2023-2024 hampir mendekati akhir dimana kompetisi kini memasuki babak semifinal yang akan berlangsung dengan format kandang lawan pada tanggal 25 dan 29 Februari mendatang.

Pada fase ini, Persiraja Banda Aceh akan menghadapi PSBS Biak, sedangkan Malut United akan menghadapi Semen Padang.

Format tandang berarti setiap tim akan memainkan satu pertandingan di kandang dan satu pertandingan tandang.

Baca juga: Mencetak Gol dalam 5 Laga Beruntun di Premier League, Rasmus Hojlund Cetak Rekor Bergengsi

Pertemuan Persiraja Banda Aceh dan PSBS Biak menjanjikan pertarungan sengit, keduanya berusaha mencapai final.

Begitu pula dengan laga Malut United kontra Semen Padang yang mana keduanya akan memperebutkan tiket ke laga puncak.

Format ini memberikan nuansa kompetitif yang lebih menarik karena tim harus tampil baik di kedua pertandingan agar berpeluang melaju ke final Liga 2.

Salah satu laga Liga 1 2019 di Stadion Haji Agus Salim markas Semen Padang, dengan kondisi lapangan dan rumput masih bagus, beberapa bulan lalu. [Akun Twitter Semen Padang FC / captured]

Dua dari empat stadion yang akan menjadi tuan rumah babak semifinal memiliki sejarah yang kaya akan kompetisi kasta atas.

GOR Haji Agus Salim dan Stadion Mandala, dua stadion ini menjadi saksi perjalanan panjang beberapa tim besar di dunia sepak bola Tanah Air.

GOR Haji Agus Salim punya kenangan indah menyaksikan kesuksesan Semen Padang di kasta tertinggi.

Baca juga: Cedera Pergelangan Kaki, Real Madrid dipastikan tanpa Jude Bellingham menghadapi RB Leipzig

Stadion ini menjadi saksi gemilang ketika skuad Kabau Sirah meraih kesuksesan menjuarai Liga Utama Indonesia 2011/2012, sebuah prestasi yang akan terus dikenang dalam sejarah klub.

Sedangkan Stadion Mandala akan menjadi markas PSBS Biak. Inilah venue yang menjadi panggung bersejarah bagi Persipura Jayapura.

Stadion Mandala Jayapura, Jayapura. [Dok. Antara]
Stadion Mandala Jayapura, Jayapura. [Dok. Antara]

Stadion ini menjadi saksi kesuksesan Persipura mulai dari Divisi Utama Liga Indonesia pada tahun 2005 hingga tiga gelar Liga Super Indonesia (2008/2009, 2010/2011 dan 2013).

Kedua stadion ini tidak hanya menjadi tempat pertandingan saja, namun juga memuat efek dari prestasi dan kejayaan klub-klub besar yang pernah bermain di sana.

Kontributor: Imadudin Robani Adam