Berita Menteri Israel Minta Maaf usai Putranya Sebut Biden Sakit Alzheimer

by


Jakarta, Pahami.id

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir meminta maaf setelah putranya dalam postingan di media sosial menyiratkan bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden menderita penyakit Alzheimer.

Putra Ben Gvir, Shuvael Ben Gvir, menulis bahwa “penting untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi otak degeneratif yang merupakan penyebab paling umum penurunan kognitif dan demensia pada orang lanjut usia”.


Artikel tersebut diunggah di X dan menyertakan foto Presiden Biden yang kini berusia 81 tahun.

Postingan Shuvael kemudian dihapus. Namun di platform yang sama, Ben-Gvir menulis bahwa putranya telah melakukan kesalahan serius dan dia “sangat tidak setuju” dengannya.

“Amerika Serikat adalah sahabat kami dan Presiden Biden adalah sahabat Israel,” tulis Ben Gvir dalam bahasa Ibrani, dikutip AFP.

“Tidak ada tempat untuk komentar yang menghina seperti itu. Saya minta maaf atas ucapan anak saya,” imbuhnya.

Dalam beberapa hari terakhir, Ben-Gvir mengkritik Biden karena tidak memberikan cukup dukungan kepada Israel dalam memerangi militan di Gaza.

“Kemarahan” Ben-Gvir terhadap Biden terjadi setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap empat pemukim Israel menyusul meningkatnya kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Tepi Barat.

Invasi Israel ke Palestina sudah hampir empat bulan sejak dimulai pada 7 Oktober. Hingga saat ini, jumlah korban tewas di Gaza mencapai lebih dari 27 ribu orang, dimana mayoritas korbannya adalah perempuan dan anak-anak.

(Dna)

[Gambas:Video CNN]

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,’script’,’//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);

fbq(‘init’, ‘1047303935301449’);
fbq(‘track’, “PageView”);