Berita Mensos Hingga Menag Kunjungi SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo

by


Solo, Pahami.id

Menteri Urusan Sosial (Menteri Sosial) Saifullah Yusuf, Menteri Pendidikan Tinggi dan Teknologi (Kamus) Brian Yuliarto, dan Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar mengunjungi SMA Superior CT Arsa Foundation Di Desa Sidorejo, Distrik Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (3/23).

Kedatangan mereka diterima dengan kinerja Formasi Tim (PBB) dari siswa di sekolah.


Ketua Yayasan CT Arsa Anita Ratnasari Tanjung pada kesempatan itu juga mengatakan kepada perjalanan yayasan yang dimulai dari bencana alam tsunami di Aceh pada tahun 2004.

“Ratusan ribu orang tewas, kehilangan wanita dan tuan -tuan, kehilangan pendidikan. Itu berarti kehilangan pendidikan,” kata Anita dalam pidatonya pada hari Minggu (3/23).

Melihat situasi anak -anak ini, Anita juga mengambil inisiatif untuk mendirikan sekolah gratis di Medan dengan nama anak yang terkasih.

“Dengan proses penyembuhan, mereka yang kehilangan harapan pada akhirnya bisa menjadi anak -anak yang sukses,” katanya.

Sukses di rumah anak -anak Madani menginspirasi Anita untuk mendirikan sekolah yang unggul. Yayasan CT Arsa pertama didirikan di sekolah di Deli Serdang, Sumatra Utara.

“Kami menekankan input, proses, dan output. Output harus mematahkan rantai kemiskinan dan anak -anak dapat menjadi agen perubahan,” katanya.

Saat ini, Sekolah Menengah CT Arsa Foundation berdiri di dua lokasi. Selain Deli Serdang, sekolah asrama juga didirikan di Kampung Sidorejo, Distrik Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

Tidak hanya sekolah, CT Foundation juga mendirikan sekolah gratis di daerah terpencil. Mereka juga memiliki berbagai program sosial. Di antara mereka adalah pendidikan agama yang dilakukan melalui mobil IQRA, dapur seluler untuk layanan makanan bergizi di daerah miskin dengan angka tinggi, mobil pintar, dan mobil multimedia.

“Kami telah menyebar dari Sabang ke Merauke, dan Tuhan sudah siap, jika ada kekayaan, kami akan membangun Yayasan CT Arsa SMA dari Sabang ke Merauke,” kata Anita.

Setelah mendengar pengungkapan Anita, tiga menteri dan kanselir memiliki kesempatan untuk meninjau kegiatan siswa dari Yayasan CT ARSA di berbagai laboratorium yang ada. Mulai dari laboratorium bahasa, fisika, kimia, ke biologi.

(SYD/DMI)