Jakarta, Pahami.id —
Menteri Luar Negeri RI Sugiono akan berkunjung Turki dan dijadwalkan bertemu Presiden Recep Tayyip Erdoğan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang mengatakan Sugiono akan mengunjungi Ankara dan Istanbul. Ia dijadwalkan terbang ke Türkiye pada Kamis (8/1).
Malam ini Menlu RI akan berangkat ke Ankara untuk menghadiri pertemuan perdana 2+2 Indonesia-Turki yang akan dilaksanakan besok atau 9 Januari, kata Yvonne saat konferensi pers di Gedung Palapa Kementerian Luar Negeri, hari ini, Kamis.
Pertemuan ini merupakan yang pertama bagi Indonesia-Türkiye dalam format 2+2.
Sebagai catatan, Indonesia hanya memiliki mekanisme pertemuan 2+2 di tingkat Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan dengan beberapa negara yakni Australia, Jepang, China, dan Perancis.
Yvonne kemudian memaparkan gambaran pembahasan yang akan disampaikan pada pertemuan antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan tersebut.
“Dan topik utama pembahasan pada pertemuan 2+2 ini adalah kerja sama strategis bilateral di bidang keamanan, perdagangan, perekonomian, pembangunan, dan energi,” ujarnya.
Setelah pertemuan 2+2 selesai, Sugiono dan Menhan akan melanjutkan perjalanan menemui Erdogan.
Yvonne kemudian menjelaskan, “Dan dia [Sugiono] juga akan melakukannya, bersama dengan Menteri Pertahanan Indonesia [Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin] yang akan melakukan kunjungan kehormatan ke Presiden Erdogan di Istanbul yang dijadwalkan pada 10 Januari.”
Saat bertemu dengan Erdogan, Sugiono juga dijadwalkan menyampaikan undangan Presiden Indonesia Prabowo Subianto kepada orang nomor satu di Turki itu untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi D-8. KTT ini akan diadakan pada bulan April mendatang.
Selain itu, kata Yvonne, pertemuan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan High Level Strategic Cooperation Council (HLSC) antara Prabowo dan Erdogan pada tahun lalu di Bogor.
(isa/bac)

