Tak Pernah Pacaran Kelewat Batas, Prinsip Catheez Tuai Pujian – Berita Hiburan

by

Pahami.id – Gamer Catherine Alicia alias Chateez menjadi sorotan usai mengaku menjalin hubungan asmara di hadapan Denny Sumargo. Tampil sebagai bintang tamu bersama Mayden di acara pasca siaran, mereka berdua membahas hubungan cinta mereka.

Punya paras cantik dan cukup terkenal, Chateez ternyata punya prinsip tersendiri soal hubungan romantis yang membuat Densu dan Mayden kaget.

Pasalnya Chateez mengaku tak pernah berkencan di luar batas. Gadis berusia 22 tahun ini bahkan mengaku hubungannya kerap gagal karena tak mau melakukan hal-hal mesra seperti berciuman.

“Apakah kamu pernah (berkencan), tidak pernah (berciuman), tolong,” kata Catheez.

“Itu sampai sekarang, makanya hubungan itu tidak bertahan lama ya,” lanjutnya.

Catheez pun berpendapat bahwa hubungan romantis yang langgeng harus melibatkan kontak fisik yang berlebihan, salah satunya berciuman.

“Aku pikir kadang-kadang, misalnya yang pacaran, yang langgeng pasti seperti ciuman, macam-macam,” kata Catheez.

Wanita berwajah oriental itu mengaku malas menerima hal-hal cabul dari pria. Hal inilah yang lagi-lagi menjadi penyebab putusnya hubungan dengan cepat.

“Kamu tahu, kadang aku agak tersesat, jadi aku malas,” tambah Chateez.

Lebih lanjut, Catheez mengaku masih memaklumi sang kekasih mencium pipinya. Namun dia menegaskan bahwa dia tidak ingin melintasi perbatasan lain.

Catheez (Instagram/@monkeynya_chateez)

Menurut Cathezz, dia hanya akan mencium bibir jika sudah menikah. Tentu saja prinsip tersebut dipuji oleh Denny Sumargo dan netizen. Hal tersebut terlihat dari kolom komentar unggahan akun Instagram rumpi_gosip.

“Aku tidak mengira bocah hampa seperti Chateez punya prinsip kuat seperti itu,” puji seorang warganet. “Tidak apa-apa kalau kosong, yang penting mahal,” kata warganet lainnya.

“Wah, Catez punya prinsip yang hebat, beruntunglah kamu kalau dapat dia. Karena jaman sekarang susah sekali mencari orang yang punya prinsip seperti itu,” memukul netizen yang berbeda.

[ad_2]