Awalnya Ogah Damai, Pengemudi Yaris Akhirnya ‘Salaman’ Sama Singa Taman Safari Penabrak Mobilnya – Berita Jatim

by
Awalnya Ogah Damai, Pengemudi Yaris Akhirnya 'Salaman' Sama Singa Taman Safari Penabrak Mobilnya

Pahami.id – Masih ingat dengan tragedi dua ekor singa di Taman Safari Prigen yang menabrak mobil Yaris berwarna merah? Sebelumnya, pemilik mobil itu mengaku tak ingin berhubungan baik dengan singa tersebut.

Namun kini mereka justru dipertemukan untuk didamaikan. Ya, keduanya dipertemukan oleh Taman Safari Prigen.

Momen damai itu terekam dalam video yang diunggah oleh pemilik mobil bernama Febrian Permana melalui akun Instagram @febrianpp.

“Akhirnya kami bisa berdamai dengan salah satu pelaku. Terima kasih banyak dan apresiasi kami yang sebesar-besarnya kepada @tamansafari2_jatim atas undangan dan mediator dalam kekacauan ini (18/02/2023),” tulisnya dalam keterangan yang diunggah.

Dalam video tersebut, terlihat Febrian dan keluarganya sedang mengikuti tur memberi makan singa.

Febrian sekeluarga dimasukkan ke dalam mobil khusus dengan sangkar.

Kemudian mereka bertemu dengan Lion Debo, salah satu singa yang merusak Toyota Yaris milik Febrian.

Lucunya, Febrian yang saat itu mengenakan tas punggung berwarna merah mengulurkan tangan kanannya seolah mengajak Debo menyapa.

Tak lama kemudian, Febrian pun menyuapi Debo.

Terlihat Debo sangat senang diberi makan oleh Febrian dan keluarganya.

Ia pun sempat berfoto bersama Debo.

Sebelumnya, Debo sempat viral setelah menabrak mobil Febrian dan memecahkan kaca belakang. Febrian pun sempat mentweet jika menolak berdamai dengan singa.

Unggahan tersebut juga ramai dengan komentar-komentar lucu dari netizen.

“Kalau begitu pelakunya bebas, meski dikurung. Ya, ini hukum di Indonesia *plak,” kata awp***

“Damai itu indah, meski damai ini membuatku gelisah,” kata laun ***

“Ah, tidak asyik berdamai, tidak ada jalan terbuka,” komentar Chibo ***

“kok gak ada pelukan sama pelakunya kak?” tanya ferson***

“Ciee, damai. Singanya dikasih makan, kok singanya ga dikasih makan,” kata Iva***

Kontributor: Fisika Tanjung