Sultan Kesultanan Demak

by
Raden Patah merupakan pendiri sekaligus sultan pertama Kesultanan Demak.

Tahukah kamu siapa pendiri Kesultanan Demak? Kerajaan bercorak Islam yang terletak di Jawa Tengah ini didirikan oleh seorang tokoh bernama Raden Patah. Semasa berdirinya, kerajaan ini berhasil mencapai kejayaannya di berbagai bidang. Hal ini dapat terjadi karena peran sultan-sultan Kesultanan Demak.

Kira-kira siapa saja ya, sultan yang berpengaruh dalam membawa kejayaan Kesultanan Demak? Untuk mengetahui dan memahami seputar hal ini, yuk langsung simak penjelasan berikut ini!

Raden Patah

Nama sultan Kesultanan Demak yang pertama adalah Raden Patah. Raden Patah juga merupakan pendiri dari kesultanan ini. Ia memerintah dari sekitar tahun 1478 hingga 1518 Masehi. Raden Patah merupakan putra dari raja terakhir Majapahit dengan seorang selir asal Cina.

Awalnya, Raden Patah mendirikan sebuah pesantren di Jawa Tengah ketika ia melarikan diri karena tidak mau menjadi adipati Palembang. Pesantren ini lama kelamaan berkembang dan menjadi Kesultanan Demak.

Pati Unus

Selanjutnya, sultan Kerajaan Demak yang kedua adalah Pati Unus. Adipati Unus, atau yang bernama asli Raden Abdul Qadir, merupakan putra mahkota dari Raden Patah. 

Pati Unus memerintah Kesultanan Demak dari tahun 1518 hingga 1521 Masehi. Ia meninggal pada umur 25 tahun ketika peristiwa penyerbuan ke Malaka pada tahun 1521.

Trenggana

Setelah Pati Unus gugur dalam penyerbuan ke Malaka, pemerintahan Kesultanan Demak jatuh kepada Sultan Trenggana. Sultan Trenggana, atau yang bernama asli Pate Rodim, memimpin Demak dari tahun 1521 hingga 1547 Masehi.

Sultan Trenggana menjalin hubungan yang erat dengan beberapa penguasa di Nusantara. Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Demak berhasil menaklukkan wilayah Palembang dan Jambi.

Sunan Prawoto

Selanjutnya, sultan keempat Kesultanan Demak adalah Sunan Prawoto. Sunan Prawoto memiliki nama asli Raden Mukmin. Selama memerintah, ia lebih memfokuskan ke bidang agama daripada bidang politik. 

Di bawah pemerintahannya, Demak menguasai beberapa daerah di Pulau Jawa lainnya seperti Banten, Cirebon, Surabaya, dan Gresik.

Nah, itulah nama sultan-sultan Kesultanan Demak yang memiliki peran penting dalam mencapai masa kejayaan Demak. Makam beberapa sultan tersebut saat ini menjadi peninggalan Demak yang masih ada hingga saat ini.