Tersingkir di Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia Besutan Bima Sakti Bakal Dibubarkan! – Berita Hiburan

by

Pahami.id – Timnas U-17 Indonesia mengakhiri perjalanannya di Piala Dunia U-17 2023 dengan kepala tegak meski gagal melaju ke babak 16 besar. Usai turnamen, mereka bersiap untuk kembali ke tanah air, khususnya Jakarta, setelahnya. dibubarkan oleh PSSI.

Keputusan pembubaran skuad Timnas U-17 Indonesia didasari absennya agenda U-17 pada tahun 2023.

Namun, para pemain muda ini tidak kehilangan momentum, karena agenda internasional baru menanti mereka pada tahun 2024,

khususnya pada Kualifikasi Piala AFF U-16 AFF 2024 dan Piala U-17 Asia 2025. Hal ini menandai peralihan anak-anak Indonesia U-17 ke kategori U-20.

PSSI melalui keterangan resminya menyebutkan, setibanya di Jakarta, para pemain Indonesia U-17 akan menunggu informasi lebih lanjut sebelum kembali ke klub atau kampung halaman masing-masing.

Bima Sakti, pelatih Timnas U-17 Indonesia, menyemangati para pemainnya untuk terus rajin berlatih.

Meski tak mampu melaju lebih jauh di Piala Dunia U-17, Bima yakin masa depan mereka masih cerah. Dengan penuh keyakinan, ia menyatakan pemain U-17 ini akan siap bergabung dengan tim U-20 Indonesia pada tahun depan.

“Anak-anak tim U-17 Indonesia punya masa depan cerah dan potensinya luar biasa. Insya Allah pemain-pemain ini siap memperkuat tim Indonesia U-20 tahun depan,” kata Bima Sakti.

Bekerja sama dengan pelatih Indra Sjafri yang akan mengikuti berbagai turnamen internasional, para pemain diharapkan terus bekerja keras, meningkatkan kemampuan, dan menjaga sikap disiplin.

Ini adalah langkah awal menuju karir sepak bola yang lebih matang di level yang lebih tinggi.

Sementara itu Arkhan Kaka, striker berbakat Timnas U-17 Indonesia yang berhasil mencetak dua gol selama turnamen tersebut, menceritakan perasaannya kepada suporter pasca kegagalan timnya. Meski gagal melaju ke babak 16 besar, Arkhan meminta maaf dan menegaskan tekadnya untuk terus berlatih dan berkembang.

“Bermain di Piala Dunia U-17 2023 memang menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kami. Perlu banyak belajar dan terus meningkatkan kemampuan,” kata Arkhan.