Jakarta, Pahami.id —
Presiden Republik Indonesia Prabu Subianto mengaku ada yang menudingnya menyebarkan narasi bahwa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upayanya menggalang suara di Pilpres 2029. Dia dengan keras menyangkal hal ini.
“Dan ada pula yang menuding, ‘Oh, Prabowo menciptakan MBG ini agar terpilih kembali di tahun 2029’. Selalu berpikir negatif. Tapi kalau masyarakat memilih saya di tahun 2029, apa yang salah dengan saya?” kata Prabowo pada puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Senayan, Jakarta, Senin (5/1).
“Iya kan? Kalau Tuhan mengijinkan. Kalau Tuhan tidak ijinkan saya berbuat apa-apa, ya tidak akan terjadi. Saya ikut pemilu 4 kali, kalah 3 kali. Gara-gara itu Pak Luhut. [Luhut Binsar Pandjaitan] Saya tidak mendukungnya,” tambahnya.
Diakui Prabowo, program MBG diselenggarakan sepenuhnya untuk masyarakat Indonesia.
Ia menyatakan ingin meningkatkan gizi anak Indonesia. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku dalam pengalamannya di desa, ia banyak bertemu dengan anak-anak di Indonesia yang ukuran tubuhnya tidak sesuai dengan usianya.
Prabowo mengatakan hingga saat ini penerima manfaat program MBG mencapai 55 juta orang. Ia mengatakan jumlah itu setara dengan memberi makan delapan kali lipat populasi Singapura.
Prabowo juga mengatakan, pencapaian tersebut cukup pesat dalam kurun waktu satu tahun pelaksanaan program tersebut.
“Presiden Brazil mengatakan kepada saya bahwa mereka mencapai 40 juta dalam 11 tahun, kami mencapai 55 juta dalam satu tahun,” katanya.
(mnf/anak)

