Jakarta, Pahami.id –
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa program kesehatan gratis sekarang telah menargetkan 650 ribu orang sejak sebulan.
Budi Gunadi mengatakan 50 ribu orang setiap hari melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di semua Puskesma di Indonesia.
“Alhamdulillah, sekarang ada 650 ribu dan sekarang setiap 50 ribu telah datang ke semua Puskesma di Indonesia,” kata Budi Gunadi dalam sebuah diskusi tentang Forum Ide Umum Pahami.id pada hari Sabtu (3/22).
Budi mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis sejak awal adalah gagasan Presiden Prabowo Subianto. Program ini adalah bagian dari harapan presiden bahwa Indonesia adalah negara maju 2025.
“Jika saya bisa mundur sedikit, ini sebenarnya adalah gagasan presiden, dia naik pada tahun 2045 kami menjadi emas Indonesia,” katanya.
Budi menjelaskan bahwa negara -negara maju tidak hanya terlihat atau diukur dengan pendapatan rakyat. Menurutnya, dalam konsep paling sederhana, pendapatan juga dapat menentukan kesehatan semua orang.
“Negara -negara rakyat diukur oleh publik, berapa banyak pendapatan, sekarang bagaimana kita membedakan orang dengan gaji Rp 15 juta dengan Rp5 juta. Apa bedanya, bagi saya, Rp. 15 juta jelas lebih sehat dan lebih pintar,” kata Budi.
Masalahnya adalah bahwa, ada dasar yang berkelanjutan, sejauh ini ada kesalahpahaman tidak hanya dalam masyarakat tetapi juga pemerintah yang terkait dengan definisi yang sehat. Dia mengatakan sehat sejauh ini telah ditafsirkan sebagai pemulihan dari penyakit.
Faktanya, menjaga kesehatan sehingga tidak ada salahnya lebih penting daripada penyembuhan. Oleh karena itu, Budi mengatakan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan di masa depan memiliki tugas ini.
“Jadi, benar -benar menjaga masyarakat yang sehat, jangan sakit, itu adalah tugas utama dari Kementerian Kesehatan dan itu juga budaya semua masyarakat kita, tidak sakit,” katanya.
(Thr/agt)