Berita Viral Video Bos Baru Mossad Kabur saat Hamas Serang Israel 7 Oktober

by
Berita Viral Video Bos Baru Mossad Kabur saat Hamas Serang Israel 7 Oktober


Jakarta, Pahami.id

Video viral aktif Israel yang menunjukkan pemimpin baru MossadJenderal Roman Gofman, melarikan diri saat berperang melawan kelompok milisi Hamas Palestina.

Sebuah video yang beredar di media Israel menunjukkan Gofman nakal di bawah tembakan Hamas di dekat perbatasan Gaza pada 7 Oktober 2023.


Klip tersebut menarik perhatian karena terbatasnya latar belakang Gofman di bidang intelijen, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang kemampuannya memimpin badan intelijen tertinggi Israel, seperti dikutip Yeni Safak.

Pada Kamis (4/12) pekan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjuk Gofman sebagai kepala baru Badan Intelijen Mossad.

Gofman akan menggantikan David Barnea yang masa jabatannya berakhir pada Juni 2026.

“Setelah mewawancarai berbagai kandidat, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memutuskan untuk menunjuk Sekretaris Militer Mayor Jenderal Roman Gofman sebagai direktur Mossad Israel,” kata Kantor PM Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Agensi Anadolu.

Saluran 12 Israel melaporkan penunjukan Gofman, yang merupakan orang luar Mossad, menunjukkan bahwa Netanyahu mengabaikan dua kandidat yang diajukan Barnea.

Gofman merupakan pejabat yang dikenal dekat dengan Netanyahu. Saat bertugas sejak tahun 2024, ia melakukan perjalanan atas nama Netanyahu dan mengawasi pelaksanaan perintah Netanyahu di Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Hingga tahun 2020, Gofman menjabat sebagai komandan divisi regional “Bushan” ke-210 yang bertanggung jawab atas perbatasan Israel dan Suriah.

Saat itu, ia sempat terlibat kontroversi karena menyetujui penugasan anak di bawah umur untuk operasi militer.

Kasus ini membuatnya berpotensi menghadapi hukum karena pada Maret lalu, pembela militer IDF meminta jaksa militer membuka penyelidikan terhadap Gofman terkait perekrutan bocah tersebut. Sementara itu, Gofman mengaku belum mengetahui kalau remaja tersebut saat itu masih anak-anak.

(BLQ/RDS)