Magelang, Pahami.id –
Menteri Dalam Negeri (Menteri Dalam Negeri), Tito Karnavian Menyatakan bahwa tiga perempat dari Peserta Retret Akademi Militer (Akmil), Magelang, Java Central adalah wajah baru di antara para pemimpin regional.
Meskipun beberapa wajah lama yang disebutkan Tito termasuk Khofifah Indar Parawans, Ansar Ahmad, Dominggus Mandacan, ke Bobby Nasution.
“Yah, poin penting saya adalah bahwa ada tiga perempat, ya, itu wajah baru. Nah, jika kuartal (wajah lama), mereka punya Kenaikan Selama lima tahun, atau ketika dia berusia sepuluh tahun, dia adalah seorang gubernur, “kata Tito di kompleks Akmil, Magelang, Senin (3/24) malam.
“Itu (wajah lama) mereka sudah memahami cara mengelola ekonomi regional masing-masing. Termasuk cara menggunakan data. Jadi, membuat kebijakan berbasis data, bukan berdasarkan pada Merasa“Dia melanjutkan.
Dengan demikian, Tito menekankan pentingnya hiasan kepala regional yang disajikan oleh penutur seperti Menteri Koordinator Ekonomi Airlangga Hartarto kepada Kepala Badan Statistik Sentral (BPS) Amalia untuk mendengar Widyasanti hadir pada Senin malam.
Bahan Airlangga diharapkan dapat menciptakan literasi kepala regional dalam kontrol inflasi, mengejar pertumbuhan ekonomi dan mengurangi masalah pengangguran dan kemiskinan di daerah masing -masing.
“Di mana -mana di daerah tersebut ke area ekonomi khusus, peta ini juga ditampilkan, target nasional,” tambah Tito.
Dilengkapi dengan data BPS terbaru, gubernur, Regentes dan walikota mendapatkan kebijakan yang akurat berdasarkan hasil analisis untuk menyelesaikan masalah di wilayah masing -masing.
“Ini tentang pelajaran yang dapat dipelajari malam ini oleh teman -teman baik yang telah menjadi pemimpin daerah, terutama mereka yang tidak, mereka harus dilengkapi dengan itu.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), cara Arya Sugiartto, mengatakan ada 10 pemimpin regional yang tidak terlihat atau tidak berpartisipasi di halaman belakang di Akmil sampai Senin malam.
Bima menjelaskan bahwa seluruh pengunduran diri adalah 503 kepala regional. Sementara itu, mereka yang terlihat hidung atau direkam hadir sampai malam ini 493 peserta.
“Jadi, ada sepuluh yang belum bergabung di luar.
Menurut ‘aturan permainan’, Komite Retret memberikan konsesi dengan mengizinkan kepala regional yang tidak dapat hadir untuk mengirim wakil kepala kepala regional sebagai pengganti.
Jika wakil kepala wilayah juga tidak dapat hadir, maka sekretaris regional harus dikirim ke Akmil sebagai gantinya, mengingat pentingnya materi penarikan Akmil.
Meskipun mengirim wakil kepala wilayah atau sekretaris regional, kepala regional yang hilang kali ini, diharuskan untuk berpartisipasi dalam gelombang berikutnya. Artinya, bersama dengan kandidat untuk pemimpin regional yang masih berselisih di Pengadilan Konstitusi (MK) sehubungan dengan hasil pemilihan 2024.
(gil/kum)