Jakarta, Pahami.id —
Perdana Menteri (PM) bahasa Spanyol Pedro Sanchez menyatakan siap mengirimkan pasukan ke sana Palestina untuk menjamin perdamaian di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya di hadapan duta besar, Kamis (8/1), Sanchez menyatakan akan menyampaikan rencana tersebut ke parlemen agar bila diperlukan, Spanyol sudah siap.
“Saya akan usulkan ke parlemen, agar bila ada kesempatan, kami siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Palestina,” kata Sanchez.
Tentu saja kita tidak melupakan Palestina dan Jalur Gaza. Spanyol harus berperan aktif dalam membangun kembali harapan di Palestina. Situasi di sana masih tak tertahankan, lanjut Sanchez.
Sanchez dalam kesempatan itu juga kembali menegaskan keinginan Spanyol untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina. Ia menilai situasi di Kyiv masih “kritis” dan penting untuk segera mencapai perdamaian.
“Jika Spanyol bisa mengirimkan pasukan ke wilayah yang jauh, bagaimana mungkin kita tidak mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina, yang berada di Eropa?” katanya.
Spanyol telah mengakui kemerdekaan Palestina pada tahun 2024. Spanyol merupakan salah satu negara Eropa yang mengecam keras agresi Israel di Jalur Gaza.
Desember lalu, Sanchez menyuarakan keprihatinannya terhadap situasi kemanusiaan di Palestina yang menurutnya “dramatis”. Hal itu diungkapkannya saat bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas di Madrid.
(membaca)

