Makassar, Pahami.id —
POLISI menetapkan seorang perempuan berinisial S (40) sebagai tersangka setelah berupaya mencuri emas dan perhiasan senilai Rp2 miliar dengan cara membakar toko emas di Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Benar, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, kata Kapolrestabes Makassar, Kompol Arya Perdana CNNIndonesia.comSabtu (14/2).
Akibat perbuatannya, kata Arya, pelaku dijerat Pasal 479 dan Pasal 308 Nomor 1 Tahun 2023 KUHP. “Ada beberapa pasal yang kita hadapi yaitu pasal 479 dan 308 KUHP baru,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Arya, pelaku juga pernah melakukan perbuatan serupa di Kabupaten Jeneponto. Kemudian kembali beraksi di Makassar, Kamis (12/2) kemarin.
Namun aksinya di Makassar berhasil dicegah warga. Pelaku sudah dua kali beraksi, terakhir di Jeneponto, ujarnya.
Kronologis kejadian di Makassar
Kejadian di Makassar, saat pelaku S datang ke toko emas dengan berpura-pura menjadi pembeli.
“Setelah mengumpulkan beberapa potong perhiasan emas dalam sebuah wadah, pelaku beralasan ingin mengambil gambar emas tersebut untuk dikirimkan kepada suaminya,” ujarnya.
Namun, saat pemilik toko menghentikan pengambilan gambar para penjahat, wanita tersebut tiba-tiba membakarnya. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku telah menyiapkan sebotol air mineral berisi bensin yang dibawanya dari rumahnya di Bantaeng.
“Setelah emas terkumpul, pelaku terus membakarnya. Saat muncul api dan masyarakat panik, pelaku mengambil emas yang sudah ada di wadah dan berusaha melarikan diri,” jelasnya.
Menurut Arya, nilai emas yang dikumpulkan pelaku mencapai hampir Rp 2 miliar dengan berat total sekitar satu kilogram perhiasan yang terdiri dari berbagai ukuran antara lain 98 gram dan 100 gram.
“Pelaku mengambil emasnya, tapi langsung disita. Barang bukti sudah kami kembalikan ke pemilik toko,” ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, kata Arya, perbuatan pelaku dilatarbelakangi masalah ekonomi dan ia bertindak sendiri.
“Dia mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena terlilit utang. Saat datang, dia hanya membawa paper bag berisi sebotol air mineral dan korek api,” jelasnya.
(mir/anak)

