Berita Kesaksian Sekolah soal Pelajar Ditemukan Tewas di Kampung Gajah

by
Berita Kesaksian Sekolah soal Pelajar Ditemukan Tewas di Kampung Gajah


Bandung, Pahami.id

Seorang pelajar berinisial ZAA menemukan pembuat konten horor tewas di eks kawasan wisata Kampung Gajah, Bandung BaratJawa Barat.

Siswa SMPN 26 Bandung itu ternyata sebelumnya pernah dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Kepala SMPN 26 Bandung Titin Suprihatin mengatakan, korban diketahui masih mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Senin (9/2). Namun sehari setelahnya korban tidak masuk sekolah.


Pada Selasa (10/2), kata Titin, bibi atau paman siswa tersebut menginformasikan kepada pihak sekolah untuk meminta izin tidak bersekolah. Pihak keluarga berdalih saat itu yang bersangkutan tidak pulang ke rumah dengan alasan menginap di rumah temannya.

Namun pihak keluarga belum mengetahui di mana yang bersangkutan tinggal.

Kemudian pada Rabu (11/2), karena tak ada kabar, pihak keluarga dan sekolah mencari keberadaan korban. Namun belum ditemukan informasi mengenai korban.

Kemudian pada Jumat malam (13/2) heboh di media sosial terkait penemuan mayat di Kampung Gajah.

Meski hanya sekedar dugaan, Titin kemudian berkoordinasi dengan polisi untuk memastikan apakah jenazah tersebut milik muridnya atau bukan.

“Setelah dikonfirmasi ternyata benar murid saya,” kata Titin kepada wartawan, Sabtu (14/2).

Menurut Titin, saat ini jenazah pelajar tersebut belum bisa dipulangkan karena masih menunggu prosedur visum. Kabarnya, setelah visum selesai, jenazah muridnya akan dimakamkan di Garut.

“Dia bilang tadi sore, tapi dia-[makamkan] informasi awal. Kebetulan saya ke rumah ZAA bersamaan dengan Kepala Desa. “Jadi kepala desa sudah membawa ambulans, tapi ternyata (jenazah Z) belum ada,” ujarnya.

Dijelaskannya, kondisi ZAA adalah ibunya meninggal saat ia duduk di bangku kelas 5 SD. Sedangkan ayahnya diketahui sedang sakit.

Sebelumnya, seorang konten kreator yang membuat Tiktok live di Kampung Gajah menemukan jenazah seorang remaja, Jumat (13/2) sore sekitar pukul 20.45 WIB.

Saat itu saksi yang menemukan jenazah korban sedang membuat konten horor. Namun dalam proses pembuatan konten, saksi menemukan sesosok mayat tergeletak di kawasan wisata yang sudah ditinggalkan.

Memang tadi malam ada laporan tentang penemuan mayat, kata Kapolsek Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, kepada wartawan saat dihubungi, Sabtu pekan ini.

Niko belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait penemuan jenazah tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan dan menunggu hasil otopsi yang kini dilakukan di RS Polri, Sartika Asih, Kota Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pelapor, terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dimana terdapat bekas tusukan pada bagian perut.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

(csr/anak-anak)