Berita Naik Turun Tiba-tiba Itu Aneh

by


Jakarta, Pahami.id

Masyarakat Penelitian Pemilu dan Demokrasi (Membutuhkan) Fadli Ramadanil mengulas naik turunnya perolehan suara parpol jawaban KPU tiba-tiba terasa aneh.

Hal itu diungkapkan Fadli saat menanggapi lonjakan suara PSI di KPU Sirekap beberapa hari lalu dalam wawancaranya dengan CNNTV IndonesiaMinggu (3/3).


“Kalau suaranya naik turun, itu aneh. Karena tidak mungkin hal itu terjadi. Kalau tiba-tiba suara naik turun, tidak mungkin,” kata Fadil.

Fadil menjelaskan, kenaikan dan penurunan suara secara tiba-tiba bisa terjadi jika ada koreksi rekapitulasi yang dilakukan penyelenggara pemilu resmi. Misalnya ada kesalahan perhitungan dan diperbaiki oleh saksi, petugas Panwascam, dan PPK.

<!–

ADVERTISEMENT

/4905536/CNN_desktop/cnn_nasional/static_detail

–>

“Untuk presentasi [suara] “Mungkin fluktuatif, karena tergantung besarnya suara yang masuk,” ujarnya.

Di sisi lain, Fadil tak setuju KPU hanya meminta maaf karena mengakui banyak permasalahan yang ada di Sirekap dan permasalahan tersebut sudah selesai. Sebab, KPU merupakan penyelenggara pemilu yang bertugas memastikan seluruh penyelenggaraan pemilu berjalan profesional. Apalagi, kata dia, Sirekap didirikan KPU dengan biaya yang mahal.

Fadil menegaskan, perolehan suara parpol di Sirekap kerap menimbulkan kontroversi. Menurut dia, terjadi fluktuasi perolehan suara parpol dan tidak semua dokumen C-Results terunggah.

“Kalau ada masalah yang terselesaikan, kami mohon maaf, kami tidak butuh KPU. Makanya kawan-kawan DPR harus menjawab soal ini. Soal Sirekap, manajemen pemilu kacau semua,” ujarnya.

Di sisi lain, Fadil menegaskan, dugaan penggelembungan suara pada pemilu tidak perlu menunggu hingga digugat di Mahkamah Konstitusi. Sebab, untuk saat ini proses penghitungan ulang suara masih terus berjalan.

Dia mengatakan, Bawaslu dan saksi partai politik mempunyai peran penting dalam proses penghitungan ulang suara karena mempunyai kewenangan dalam menangani pelanggaran penyelenggaraan pemilu.

Bawaslu dan saksi-saksi peserta pemilu dan KPU memegang hasil C. Nah itu bisa diperbaiki secara bertahap. Itu inti dari pemindaian secara bertahap. Tidak perlu menunggu Mahkamah Konstitusi, bisa diperbaiki. saksi pihak. Itu maksudnya rekap manual,” ujarnya.

Belakangan, PSI menjadi sorotan publik akibat lonjakan suara di Sirekap dalam beberapa hari terakhir. Banyak orang menganggap situasi ini sebagai sebuah anomali.

Hingga Senin (4/3), pukul 06.00 perolehan suara PSI masih 3,13 persen atau 2.404.199 suara. Jumlah tersebut sebelumnya sempat disorot mengalami kenaikan setelah hanya tersisa sekitar 2,8 persen.

(rzr/fra)

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,’script’,’//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);

fbq(‘init’, ‘1047303935301449’);
fbq(‘track’, “PageView”);