Jakarta, Pahami.id —
Pemerintah Israel Tentara dikabarkan bersiaga tinggi untuk mengantisipasi serangan Amerika Serikat ke Iran.
Beberapa pejabat pertahanan Israel mengatakan kepada media Israel Haaretz bahwa angkatan bersenjata Negara Zionis sedang bersiap jika Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menyerang Iran.
Menurut para pejabat, Trump mungkin melancarkan serangan terhadap Iran dalam beberapa hari ke depan.
Laporan dari Iran International, sejauh ini belum ada tanda-tanda Trump memutuskan melancarkan serangan militer. Meski begitu, para pejabat Israel menilai peluang tersebut terbuka lebar dan bisa terjadi dalam waktu dekat.
Oleh karena itu, personel militer diberi informasi di garis depan dan pangkalan.
Pejabat senior pertahanan Israel yakin Iran tidak akan memilih Israel sebagai sasaran serangannya kali ini. Israel, kata dia, hanya akan diserang jika serangan AS berlangsung lama atau jika rezim Iran benar-benar terancam, dikutip dari Iran Internasional.
Iran dan AS baru-baru ini bentrok setelah demonstrasi berdarah meletus di Teheran. Iran menuduh AS-Israel menyusup ke demonstrasi dan menghasut masyarakat untuk menggulingkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Demonstrasi di Iran telah meletus sejak 28 Desember, awalnya karena krisis ekonomi. Demonstrasi kemudian meluas dan memanas, hingga berubah menjadi seruan pergantian rezim.
Menurut kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS, lebih dari 4.000 orang telah terbunuh dalam protes di Iran. Sementara menurut pejabat Iran, lebih dari 3.000 orang tewas dalam insiden tersebut.
Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan dia akan melakukan intervensi, termasuk secara militer, jika Iran membahayakan warga sipil.
Sementara itu, Iran mengancam akan melancarkan serangan yang diperkirakan akan terjadi jika AS-Israel ikut campur dalam masalah dalam negeri mereka.
(blq/baca)

