Berita AS-China Minta Warganya Waspadai Sidang Pemakzulan Presiden Korsel

by


Jakarta, Pahami.id

Sejumlah kedutaan mitra di Seoul, Korea Selatan (Korsel) Minta warganya untuk menghindari publik atau demonstrasi menjelang pembacaan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol oleh Pengadilan Konstitusi (MK).

Pengadilan Konstitusi Korea Selatan dijadwalkan mengadakan sesi impeachment untuk Yoon pada hari Jumat (4/4) hari demi hari.

“Hindari area di mana demonstrasi sedang berlangsung, dan hati -hati di sekitar publik, asosiasi, protes, atau pertemuan umum,” tulis kedutaan AS di Korea Selatan melalui akun X -nya, dikutip dari Kantor Berita Yonhap.


Banding serupa juga disajikan oleh Kedutaan Besar Jepang di Seoul yang meminta orang -orangnya untuk menyadari situasi saat membaca keputusan untuk memastikan keselamatan mereka.

Sementara itu, kedutaan Cina juga meminta warganya untuk menjaga perawatan dan menjaga keselamatan mereka. China memperingatkan potensi insiden ekstrem dan meminta warganya untuk menjauh dari demonstrasi di sekitar Pengadilan Konstitusi dan beberapa daerah di Seoul.

Kemudian, kedutaan Rusia juga meminta warganya untuk menghindari potensi demonstrasi.

Pengadilan Konstitusi Korea Selatan akan membaca dampak dari dampak dampak pada Yoon pada hari Jumat (4/4) hari demi hari. Jika pengadilan memutuskan untuk meniru Yoon, Korea Selatan harus mengadakan pemilihan presiden 60 hari.

Impeachment Yoon dimulai ketika Majelis Nasional memutuskan untuk menantang Yoon pada 14 Desember 2024 dan kemudian status seni bela diri dan sumbangan.

Penentuan status darurat pertahanan diri dianggap telah memicu krisis konstitusional di Korea Selatan untuk melarang kegiatan politik dan parlementer.

(MAb/dal)