Jakarta, Pahami.id –
Aliran lalu lintas di garis pantai utara SitubondoJawa Timur, telah berkumpul bersama -sebagai peningkatan jumlah kendaraan kemunduran H+4 Eid al -Fitr 1446 Hijri, Sabtu (5/4).
Polisi AKP Situbondo AKP Andy Bahtera Indra Jaya mengatakan kemacetan lalu lintas di wilayah barat Situbondo dari Banyuglugur ke distrik Besuki dipicu oleh lampu lalu lintas di Simpang Tiga Suboh dan empat distrik dan distrik Besuki dan Besuki Raya dan Besuki Raya dan Besuki.
“Hari ini adalah puncak pergantian liburan dan jumlah kendaraan meningkat secara signifikan menjadi 80 persen dari yang biasa,” kata AKP Andy ketika dihubungi di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu malam.
Dia menjelaskan bahwa lampu lalu lintas dimulai di daerah T -Suboh, empat Besuki Simpang dan pintu masuk kendaraan di area istirahat utama (distrik Banyuglugur), menjadi pemicu utama bagi kemacetan di garis pantai utara sore ini.
“Ada persimpangan arus di sana, menghasilkan arus yang lambat, sedangkan jumlah kendaraan di puncak aliran balik meningkat secara signifikan,” kata AKP Andy.
Setelah aliran lalu lintas terperangkap selama beberapa detik, katanya, kendaraan itu mulai menyebar dengan lancar dan kembali normal, dan polisi setempat dipatuhi sementara sampai tidak ada kemacetan lalu lintas.
“Lampu Lalu Lintas Di persimpangan Suboh dan di persimpangan Besuki, kami dimatikan sejenak dan kami mengatur arus lalu lintas dengan mengerahkan staf, “kata AKP Andy.
Hari ini dan pada hari Minggu (6/4) besok adalah puncak kembalinya liburan, polisi distrik Situbondo telah memberi tahu staf untuk memastikan kehalusan dan keselamatan pengemudi di sepanjang rute Pantura yang menghubungkan Kepulauan Jawa dan Bali.
(Antara/isn)