Jakarta, Pahami.id –
Polisi menangguhkan seorang ibu yang ditangkap karena diduga sebagai kasus pencarian. Ini dilakukan setelah kedua anak adalah virus di media sosial karena mereka bersedia menjual ginjal mereka untuk membebaskan ibu.
Kepala Polisi Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang memberi perhatian khusus pada kasus ini. Dia memerintahkan kepala polisi Ciputat Timur untuk menangani kasus ini secara profesional.
“Memang benar bahwa polisi sektor tanah Tangang Ciputat, yang saat ini menangani kasus -kasus casting yang dilaporkan oleh saudara PT dengan kerabat yang dilaporkan,” kata Tangsel AKP Agil Sahril Hubungan Kepolisian dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (23/3), diluncurkan Kedua.
Setelah melalui proses penyelidikan, polisi menerima bukti yang cukup. Saya kemudian dinobatkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
“Sejak Rabu, 19 Maret 2025 oleh Penyelidik Polisi Ciputat Timur, penangkapan tersangka di Pusat Penahanan Kepolisian Tangerang Selatan,” katanya.
Kemudian, keluarga saya mengajukan penundaan penangkapan pada hari Jumat, 21 Maret. Polisi juga memutuskan untuk menunda penangkapan saya.
“Permintaan penangguhan penangkapan tersangka diberikan oleh penyelidik polisi Ciputat Timur,” kata Agil.
Pada saat ini Sy dan keluarga telah bersatu kembali setelah penangkapan ditangguhkan. Dari video yang diedarkan, saudara -saudara berterima kasih kepada polisi karena telah memberikan permintaan penangguhan ibunya.
“Terima kasih kepada Kepala Kepolisian Tangang Selatan dan Kepala Kepolisian Ciputat Timur, terima kasih telah memberikan permintaan untuk penangguhan penahanan ibu saya dan akhirnya diberikan,” kata mereka.
(DMI/DMI)