Berita 4 Jemaah Umrah RI Korban Bus Terbakar di Saudi Ternyata Satu Keluarga

by


Jakarta, Pahami.id

Empat warga negara Indonesia (Warga negara Indonesia) Para peziarah terbunuh dalam kecelakaan bus di Wadi Quudeid, Saudiadalah keluarga.

Konsul Jenderal Indonesia di Jeddah Yusron Ambiy mengkonfirmasi bahwa empat dari enam kematian dalam kecelakaan itu adalah keluarga.

“Keempat korban tewas dalam kecelakaan itu adalah Dawam Mahmud, Sumarsih Djarudin, Areline Nawlya Adam, dan Audrya Malika Adam, yang merupakan keluarga ayah, ibu, dan dua anak perempuan,” kata Yusron dalam rilis resmi yang diterima oleh CNNindonesia.com pada hari Sabtu (22/3).


Yusron juga mengatakan empat orang Indonesia akan dimakamkan di Arab Saudi.

“Kementerian Luar Negeri (Kementerian Luar Negeri) telah berkomunikasi di almarhum Dawam Mahmud, dan keluarga telah meminta semua mayat untuk dimakamkan di Arab Saudi,” katanya.

Sebelumnya, Sekolah Cendekia Manusia, menyatakan belasungkawa atas kematian Audrya dan keluarganya.

“Yayasan Pendidikan Damai dan Cendekiawan Madani Human School memberikan belasungkawa terdalam atas kematian Audrya Malika Adam Binti M.Dawam Mahmud (siswa sekolah menengah ICM, Kelas X IPA 2) bersama -sama dengan ayahnya, ibu, dan adik perempuannya dalam kecelakaan bus sambil melakukan Umrah di Mekah,” kata mereka.

Al Azhar Islam Middle School Semarang juga menyatakan belasungkawa untuk alumni korban.

“Keluarga besar Al Azhar 14 sekolah menengah Islam sedih dengan kematian Mr. Dawam, Ms. Ade, Alelin, dan Audrya, saat melakukan Umrah di Mekah,” kata sekolah itu.

Areline dan Audrya adalah alumni Sekolah Menengah Islam Al Azhar.

Satu keluarga adalah empat dari enam korban yang tewas selama kecelakaan bus yang diluncurkan oleh jemaat Indonesia pada hari Jumat.

Menurut polisi lalu lintas regional Mekah, kecelakaan itu terjadi ketika Jeep mengemudi ke arah yang berlawanan melalui median jalan dan bertabrakan dengan bus.

Tabrakan menyebabkan bus bergerak, dan kedua kendaraan terbakar.

Kecelakaan itu juga menyebabkan 14 terluka, tiga di antaranya adalah cedera serius. Kemudian, 11 lainnya dibebaskan dari rumah sakit dan dapat melanjutkan umrah.

(Isa/DNA)