
Denpasar, Pahami.id —
Beberapa kafe di daerah tersebut JimbaranKecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, mengalami kerusakan akibat dihantam angin kencangpada Kamis (8/1).
Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Komang Agus Dharmayana mengatakan, kejadian angin kencang itu terjadi pada Kamis (8/1) pagi sekitar pukul 03.00 Wita.
Beberapa kafe di kawasan Cafe 9 mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan. Kafe yang terkena dampak kerusakan antara lain Kafe Nyoman, Kafe Lia, Kafe Denas, Kafe Bayang, Kafe Bambu, dan Kafe Pantai Jimbaran.
“Kerusakan yang terjadi bersifat materil dan sejauh ini belum ditemukan adanya korban jiwa,” kata Komang.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kampung Jimbaran juga berkoordinasi dengan pengelola kafe dan perangkat desa setempat, serta mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi.
“Saat ini proses pembersihan reruntuhan bangunan kafe yang terlibat masih menunggu penanganan lebih lanjut dari BPBD Kabupaten Badung. Secara umum situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali,” ujarnya.
Sementara itu, wilayah Denpasar dilanda banjir akibat hujan deras. Beberapa titik banjir. Salah satunya di Jalan Bumiayu, Sanur.
Menurut warga sekitar, kawasan Jalan Bumiayu kerap terendam banjir. Namun, situasinya memburuk sejak Desember 2025.
Selain Jalan Bumiayu, ada Jalan Danau Tamblingan hingga air masuk ke Villa The Pavilions Bali. Kemudian Jalan Pungutan yang merupakan titik lain di kawasan Sanur terdampak banjir.
Selain Sanur, beberapa wilayah yang terendam banjir adalah Renon (Jalan Raya Puputan, Jalan Tantular, Jalan Tukad Bilok, Jalan Tukad Balian), Sumerta Kelod (Jalan Merdeka, Jalan Juanda Karta Wijaya), dan Dauh Puri Kauh (Jalan Pulau Misol).
Kemudian banjir di Dauh Puri Klod (Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pulau Buton), Serangan, dan Panjer (Jalan Tukad Irawati, Jalan Tukad Pancoran). Di lokasi Jalan Tukad Irawadi sendiri, air menggenang dan masuk ke rumah warga karena luas rumah lebih rendah dari badan jalan.
(kdf/bukan)
