Daftar isi
Jakarta, Pahami.id —
Negara ini mengutuk penangkapan Presiden tersebut Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat masih menjadi sorotan pemberitaan internasional pada Kamis (8/1).
Ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa menyusul ambisi Presiden Donald Trump untuk merebut Greenland dari Denmark juga masih menjadi perhatian. Berikut ini gambaran internasionalnya:
Ancaman Trump: Rusia dan Tiongkok tidak takut terhadap NATO tanpa AS
Presiden AS Donald Trump tertawa dan mengancam bahwa aliansi pertahanan NATO tidak akan ditakuti oleh Rusia dan China jika AS tidak termasuk di dalamnya.
Dalam pernyataannya di Truth Social pada Rabu (7/1), Trump mengatakan NATO berhasil menakuti dunia berkat partisipasi militer Washington.
“Rusia dan Tiongkok sama sekali tidak takut terhadap NATO tanpa Amerika Serikat,” kata Trump seperti dikutip Agensi Anadolu.
Tanggapan Kementerian Luar Negeri RI terkait WNI yang ditahan di Yordania yang diduga mendukung ISIS
Kementerian Luar Negeri RI angkat bicara terkait laporan warga negara Indonesia (WNI) di Yordania, Kevin Lorente (KL) yang diduga mendukung ISIS.
Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah menyampaikan perkembangan terkini dalam konferensi pers, Kamis (8/1).
Heni mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman mendapat laporan bahwa anak salah satu WNI ditangkap polisi Yordania pada 19 Mei.
Sikap RI dikritik terkait AS menyerang Venezuela, Kementerian Luar Negeri angkat bicara
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buka suara setelah pernyataan resmi pemerintah Indonesia terkait Venezuela mendapat kritik dari beberapa pihak karena dinilai cenderung normatif dan tidak menyebut nama Amerika Serikat dalam rilisnya.
Pekan lalu, Amerika Serikat menyerbu ibu kota Venezuela, Caracas, dan menculik Presiden Nicolas Maduro dan ibu negara Cilia Flores.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan posisi Indonesia jelas dan berdasarkan prinsip.
(rds)

