Berita Relasi China-Inggris Dianggap Trump Berbahaya, Ini Respons PM Starmer

by
Berita Relasi China-Inggris Dianggap Trump Berbahaya, Ini Respons PM Starmer


Jakarta, Pahami.id

Perdana Menteri (PM) Bahasa inggris Keir Starmer mengatakan sangatlah bodoh jika negaranya tidak terlibat Cina.

Ucapan Starmer itu adalah penolakan terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut berbahaya berbisnis dengan Beijing.

“Akan sangat gegabah jika kami hanya mengatakan kami akan mengabaikan (China),” kata Starmer seperti dikutip dari The Guardian ReutersMinggu (1/2).


Starmer adalah pemimpin Barat terbaru yang mengunjungi Tiongkok untuk perlindungan ekonomi dan geopolitik terhadap ketidakpastian Trump. Tindakan ‘kurang ajar’ Inggris dkk ini membuat Trump berang.

Ia juga menyoroti kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz baru-baru ini ke Tiongkok.

“Jika Inggris adalah satu-satunya negara yang menolak untuk terlibat, maka itu bukan kepentingan negara kita,” katanya.

Pembicaraan Starmer selama tiga jam dengan Presiden Xi Jinping menghasilkan sejumlah kesepakatan seperti pemotongan tarif wiski Inggris oleh Tiongkok, pelonggaran aturan visa, dan kemajuan akses pasar untuk sektor jasa profesionalnya.

Investasi terbesar selama tur justru masuk ke Tiongkok. Perusahaan farmasi Inggris AstraZeneca telah berkomitmen untuk berinvestasi sebesar US$15 miliar di Tiongkok, meskipun beberapa investasi Tiongkok yang lebih kecil di Inggris juga telah diumumkan.

Washington menanggapi pertanyaan mengenai hubungan erat Inggris-Tiongkok, yang menurut Trump sangat berbahaya bagi Inggris.

“Ya, sangat berbahaya bagi mereka untuk melakukan hal itu,” kata Trump. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pernyataan tersebut.

Starmer mengatakan hubungan Inggris-AS sangat erat dan Washington mengetahui kunjungannya. Trump juga berencana melakukan perjalanan ke Tiongkok pada bulan April.

Kementerian Luar Negeri China tidak menanggapi pernyataan Trump tersebut.

(Ya)