Berita Daftar Bencana RI di Akhir Januari: Bogor, Klaten, hingga Halmahera

by
Berita Daftar Bencana RI di Akhir Januari: Bogor, Klaten, hingga Halmahera

Daftar isi



Jakarta, Pahami.id

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana baru yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia pada akhir Januari 2026, yaitu sejak 31 Januari pukul 07.00 hingga 1 Februari pukul 07.00 WIB.

Bencana tercatat terjadi mulai dari Bogor (Jawa Barat) hingga Halmahera Timur (Maluku Utara).

Jakarta kebanjiran

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan sembilan RT dan satu jalan di Jakarta terendam banjir pada Minggu (1/2). Banjir terjadi sejak Sabtu (31/1).


Banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Semongol, meluapnya Sungai Angke, dan meluapnya Sungai Nagrak.
BPBD melaporkan ratusan orang kehilangan tempat tinggal di Jakarta Utara akibat banjir.

Pada Minggu pagi, tercatat wilayah yang masih terendam banjir tersebar di dua wilayah RT di Jakarta Barat dan tujuh wilayah RT di Jakarta Utara. Ketinggian air berkisar 10-20 sentimeter.

Sementara terkait banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung beberapa hari lalu, BPBD DKI Jakarta memastikan sudah surut.

Data per pukul 08.00 WIB banjir di DKI Jakarta sudah surut, kata Kepala Pusat Data dan Informasi Bencana BPBD Mohamad Yohan, Minggu.

Data BPBD DKI Jakarta mencatat ketinggian air pada akhir Januari 2026, banjir mencapai 3,5 meter di beberapa titik di Jakarta Timur akibat meluapnya Sungai Ciliwung.

Banjir yang menenggelamkan 39 RT pada Jumat (30/1) akibat hujan deras yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan permukaan air naik di beberapa posko pemantauan.

Pengalihan lahan di Bogor

Kejadian pertama dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

Hujan berkepanjangan disertai kondisi kontur tanah yang tidak stabil diduga menyebabkan pergeseran tanah di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (30/1) pukul 01.00 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan 11 rumah warga mengalami kerusakan ringan dan berdampak pada 57 orang, dikutip dari rilis media BNPB, Minggu (1/2).

Berdasarkan hasil asesmen cepat yang dilakukan BPBD Kabupaten Bogor, terdapat 11 unit rumah mengalami retak di beberapa titik dan dikhawatirkan akan semakin parah jika kembali turun hujan.

Aparat berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk terus memantau perkembangan kondisi dan kondisi cuaca, serta menghimbau warga untuk melakukan evakuasi mandiri jika diperlukan.

Cuaca ekstrem di Prambanan Klaten

Sementara di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, kejadian cuaca ekstrem dilaporkan melanda tujuh desa di tiga kecamatan pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Tiga kabupaten yang terkena dampak antara lain Prambanan, Manisrenggo, dan Tulung.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Klaten, dampak cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan 23 rumah rusak ringan, satu fasilitas umum rusak ringan, dua tempat usaha rusak sedang, dan delapan akses jalan terdampak angin kencang dan pohon tumbang.

BPBD Kabupaten Klaten disebut akan mengerahkan personel untuk melakukan pendataan dan penanganan. Bersama Tim Reaksi Cepat, aparat desa, TNI/Polri, dan relawan, pohon tumbang yang menghalangi jalan berhasil ditangani pada hari yang sama.

Banjir dan erosi parah di Halmahera Timur

Di wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, banjir yang dipicu hujan sedang hingga lebat melanda Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, Sabtu (31/1) pukul 16.35 WIB. Tercatat 35 rumah, dua kios, satu tempat ibadah, dan satu tempat pemakaman umum terdampak banjir.

Selain banjir, BPBD Kabupaten Halmahera Timur juga melaporkan adanya kejadian erosi pantai pada hari yang sama pukul 15.30 WIB. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan erosi pantai di Kampung Puao, Kecamatan Wasile Tengah, yang mengakibatkan rusaknya pemecah gelombang sepanjang 200 meter.

Sebanyak 16 rumah warga terdampak dan empat perahu nelayan dilaporkan hanyut terbawa ombak. Hingga Sabtu sore (31/1), banjir masih menggenangi Kampung Soagimalaha, sedangkan angin kencang dan erosi pantai masih terjadi di Kampung Puao.

Kebakaran hutan dan lahan di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Pindah ke wilayah Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Parigi Moutong melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Baliara dan Desa Jonokalora, Kecamatan Parigi Barat, pada Sabtu (31/1) pukul 12.30 waktu setempat.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas pun mendatangi lokasi kejadian. Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong, TNI/Polri, dan masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan di hari yang sama.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektar dan belum ada laporan adanya korban jiwa. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi, tulis BNPB.

Menyikapi berbagai kejadian bencana tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah setempat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga diimbau untuk selalu memantau ketinggian air.

Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam jangka waktu lama, warga diimbau melakukan evakuasi mandiri, mengetahui jalur evakuasi, dan memperbarui informasi cuaca melalui sumber resmi.

(ryn/anak)