Berita Prabowo dan Uskup Petrus Turang Dekat sejak Kecil

by


Jakarta, Pahami.id

Kardinal Ignatius Suharyo mengatakan Presiden Prabowo Subianto Memiliki hubungan dekat dengan uskup keuskupan emeritus, Mgr. Petrus A Turang Sejak kecil.

“Presiden mengenal Kupang Bishop, dengan temannya ketika Simon masih muda, jadi masih ada hubungan keluarga,” kata Suharyo setelah berkabung di Kathedral, Jakarta pada hari Jumat (4/4).


Ini disajikan oleh Suharyo menanggapi kunjungan Prabowo ke Gereja Katedral Jakarta, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada MGR. Petrus Turang.

Dia mengatakan kehadiran presiden adalah penanda panjang yang dipersonalisasi antara dirinya dan almarhum para uskup.

“Jadi, dia meluangkan waktu untuk datang ke tengah jadwalnya yang sibuk, hanya beberapa menit,” kata Kardinal Suharyo.

Suharyo berkata mgr. Peter Turang, lahir di Manado, telah melayani sebagai uskup di Kupang selama lebih dari 27 tahun. Meskipun bukan putra asli, dedikasinya yang panjang di Nusa Tenggara Timur membuatnya memutuskan untuk dimakamkan di Kupang.

“Dia adalah seorang Manado, tetapi selama lebih dari 27 tahun, selama hampir 28 tahun, telah menjadi uskup di Kupang, jadi dia diputuskan untuk dimakamkan di Kupang,” katanya.

Tubuh mgr. Peter Turah dijadwalkan berangkat dari Jakarta pada hari Senin (1/4) pagi -pagi sekali ke Kupang.

“Malam ini akan berangkat dari sini pukul 23:00.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa belasungkawa Vatikan akan dikirim secara resmi dalam massa pemakaman.

Mgr. Peter Turang meninggal pada hari Jumat pada 06.02 WIB di Rumah Sakit Pondok, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan intensif.

(FRA/antara/FRA)