Berita Israel Tuding Ada Terowongan Komando Hamas di Bawah Markas UNRWA Gaza

by


Jakarta, Pahami.id

Tentara Israel (IDF) mengklaim telah menemukan jaringan terowongan komando dengan total panjang ratusan meter di bawah markas besar badan kemanusiaan PBB, UNRWAdi Gaza, Palestina.

IDF mengklaim ini adalah bukti Hamas mengeksploitasi lembaga bantuan kemanusiaan utama PBB untuk Palestina.


Kantor UNRWA terletak di Kota Gaza, wilayah utara. IDF mengawal beberapa jurnalis untuk melihat lebih dekat terowongan yang dimulai dari gedung sekolah hingga ke bawah kantor UNRWA setelah berjalan selama 20 menit di antara terowongan yang dilapisi dinding batu.

IDF mengatakan terowongan itu memiliki panjang 700 meter dan 18 meter di bawah permukaan tanah. Di dalam terowongan juga terdapat ruang komando yang dilapisi baja untuk keselamatan, ruang untuk komputer server, dan ruang lain untuk perangkat elektronik seperti baterai.

Semua energi untuk terowongan yang telah Anda lewati ini ditenagai listrik dari sini, kata tentara IDF yang mendampingi Letkol. Kol. Saya bersedia.

“Ini adalah salah satu pusat komando intelijen. Ini adalah salah satu unit intelijen Hamas, di mana mereka memberikan komando untuk banyak pertempuran,” tambahnya.

Letnan Kol. Ido mengatakan Hamas telah masuk dan memutus kabel komunikasi ketika pasukan Israel masuk. Dan, di bagian atas terowongan, dia menunjuk ke sebuah jalan yang menurutnya mengarah langsung ke ruang bawah tanah markas UNRWA.

Israel mengatakan badan tersebut “dilumpuhkan oleh milisi Hamas yang juga bekerja untuk UNRWA.

“Kami tahu mereka (Hamas) mempunyai orang-orang yang bekerja di UNRWA. Kami ingin setiap organisasi internasional bekerja di Gaza. Itu tidak menjadi masalah. Masalah kami adalah Hamas,” kata Ido kepada wartawan.

Hambatan verifikasi jurnalis

Sinyal telepon seluler yang buruk di terowongan menyulitkan jurnalis untuk mengonfirmasi ulang geolokasi apakah mereka berada di bawah markas UNRWA di Gaza.

Sebaliknya, jurnalis diminta memasukkan barang-barang pribadinya ke dalam ember yang diturunkan menggunakan tali ke dalam lubang vertikal di halaman kantor pusat. Mereka dipertemukan kembali dengan barang-barang yang masih terikat selama tur terowongan.

Sebagai syarat membawa jurnalis dalam perjalanan, tentara Israel tidak mengizinkan gambar intelijen militer seperti peta atau perlengkapan tertentu dalam konvoi kendaraan lapis baja yang mereka tumpangi. Pihaknya juga meminta persetujuan sebelum mengirimkan foto dan rekaman video yang diambil dalam perjalanan.

Secara terpisah, UNRWA tidak dapat mengkonfirmasi atau mengomentari dugaan temuan Israel di markas besarnya di Gaza.

“UNRWA … tidak memiliki keahlian militer dan keamanan maupun kemampuan untuk melakukan inspeksi militer terhadap apa yang ada atau mungkin berada di wilayahnya,” kata UNRWA dalam pernyataan resminya.

“Dulu, ketika (sebuah) lubang mencurigakan ditemukan di dekat atau di bawah lokasi UNRWA, surat protes langsung disampaikan kepada pihak-pihak yang terlibat konflik, termasuk otoritas de facto di Gaza (Hamas) dan otoritas Israel,” itu berlanjut.

Sementara itu, Hamas membantah beroperasi di fasilitas umum.

Serangan udara Israel di Rafah

Selain itu, akhir pekan ini Israel melancarkan serangan udara sepanjang malam di kawasan Rafah – perbatasan Gaza dan Mesir. Otoritas medis mengatakan sedikitnya 17 orang tewas dalam serangan udara Israel di Rafah pada Sabtu malam.

Empat bulan setelah menyerang Gaza, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukannya memasuki wilayah Rafah dan menghancurkan empat batalyon Hamas di sana. Israel mengklaim serangan udara Sabtu lalu menewaskan dua anggota Hamas.

Mengutip dari Al JazeeraKementerian Kesehatan Gaza menyatakan 117 warga Palestina tewas dan 152 lainnya luka-luka dalam 24 jam terakhir hingga Sabtu lalu.

Serangan Israel juga menyebabkan 85 persen warga Gaza kehilangan tempat tinggal di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Sementara itu, PBB memperkirakan 60 persen infrastruktur di wilayah kantong itu rusak atau hancur.

Sejak dimulainya serangan Israel ke Gaza pada 7 Oktober 2023, Israel telah memerintahkan penduduk Gaza utara dan tengah untuk pindah ke wilayah bagian selatan, yang menyebabkan kepadatan penduduk di wilayah selatan saat ini, khususnya di Rafah. .

Israel terus melanjutkan serangannya ke Gaza, yang menyebabkan sedikitnya 28.064 warga Palestina tewas dan 67.611 orang terluka sejak 7 Oktober 2023.

(Reuters/anak)

[Gambas:Video CNN]

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,’script’,’//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);

fbq(‘init’, ‘1047303935301449’);
fbq(‘track’, “PageView”);