Jakarta, Pahami.id —
Mantan Menteri Kehakiman Cina Tang Yijun divonis penjara seumur hidup oleh pengadilan pada Minggu (1/2) karena kasus korupsi.
Pengadilan Menengah Rakyat Xiamen di Provinsi Fujian, wilayah pesisir tenggara Tiongkok, mengatakan Tang secara ilegal menerima aset senilai lebih dari 137 juta yuan (sekitar Rp 330 miliar) antara tahun 2006 hingga 2022.
Menurut lembaga penyiaran pemerintah CCTVTang juga menyalahgunakan posisinya untuk menguntungkan beberapa entitas dan individu, termasuk dalam proses pendaftaran perusahaan, pembelian kembali tanah, pinjaman bank, dan penanganan kasus.
“Tindakan Tang merupakan tindak pidana korupsi,” kata pengadilan dalam putusannya Reuters.
Pengadilan juga mengatakan jumlah uang yang terlibat “sangat besar” dan menyebabkan “kerugian yang sangat serius” terhadap kepentingan negara dan rakyat.
Selain dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Tang juga dicabut hak politiknya seumur hidup dan seluruh aset pribadinya disita.
Tang memulai karirnya di Provinsi Zhejiang di Tiongkok timur, di mana ia menjabat selama lebih dari tiga dekade, dan kemudian menjadi wakil sekretaris Partai Komunis provinsi tersebut.
Pria berusia 64 tahun ini kemudian menjabat sebagai gubernur Provinsi Liaoning sebelum diangkat menjadi Menteri Kehakiman pada tahun 2020.
Tang pertama kali diselidiki pada bulan April 2024 atas dugaan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius, sebuah istilah yang biasa digunakan untuk merujuk pada kasus korupsi. Dia diusir dari Partai Komunis Tiongkok pada akhir tahun yang sama.
Sementara itu, hukuman terhadap Tang dijatuhkan di tengah kampanye pemberantasan korupsi besar-besaran yang diintensifkan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping selama bertahun-tahun.
Dalam beberapa pekan terakhir, Tiongkok juga agresif dalam menjerat beberapa pejabat tinggi dan mantan pejabatnya karena korupsi.
Pengawas antikorupsi Tiongkok mengatakan akhir pekan lalu bahwa mereka telah membuka penyelidikan terhadap Wang Xiangxi, Menteri Manajemen Darurat.
Kasus ini dinilai jarang terjadi karena jarang ada menteri yang masih aktif mengusut, khususnya korupsi di China.
Pada bulan Januari, Tiongkok juga mengumumkan perwira tinggi militer negaranya, Jenderal Zhang Youxia, sedang diselidiki atas dugaan korupsi. Zhang merupakan pemimpin militer berpangkat tertinggi hingga saat ini yang terjerat kasus korupsi.
(rds)

