Jakarta, Pahami.id —
Predator seksual Jeffrey Epstein kabarnya berniat menjodohkan wanita Rusia dengannya Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor. Fakta tersebut terungkap dalam dokumen baru yang dirilis Jumat (30/1).
Pembahasan mengenai perempuan tersebut muncul di beberapa halaman dalam dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ). Dokumen itu juga menyebutkan undangan ke Istana Buckingham.
Menurut AFP, dalam dokumen tersebut, Eipstein menyebut Andrew ‘The Duke’. Dia mengirimkan email kepada Andrew yang berisi tawaran untuk makan malam bersama ‘teman’.
Namun, saat itu Andrew sedang tidak berada di London. Namun, dia mengaku ‘akan sangat senang bertemu dengannya’.
Beberapa minggu kemudian, keduanya terlihat mendiskusikan rencana makan malam di Istana Buckingham. Saat itu, Istana Buckingham merupakan kediaman resmi mendiang Ratu Elizabeth II.
Namun belum jelas apakah rencana pertemuan dalam email tersebut benar-benar terjadi atau tidak.
Jeffrey Epstein meninggal di sel penjara di New York, Amerika Serikat pada Agustus 2019. Kematiannya secara resmi dianggap sebagai bunuh diri.
Pangeran Andrew sendiri sering disebut-sebut dalam kasus Epstein.
Dalam sebuah wawancara dengan BBCAndrew mengaku putus dengan Epstein setelah Desember 2010. Namun dokumen terbaru menunjukkan keduanya masih rutin berhubungan.
Dokumen lain yang diterbitkan pada tahun 2025 dan memoar dari Virginia Giuffre kembali memicu kemarahan Inggris atas hubungan Andrew dengan Epstein. Giufffree menuduh Andrew melakukan pelecehan seksual.
Hal ini menyebabkan keputusan Raja Charles untuk mencabut semua gelar dan kehormatan kerajaan dari Andrew. Dia juga diusir dari rumahnya di Windsor.
(pantat)

