Jakarta, Pahami.id —
Setidaknya 47 orang tewas dalam serangan di Balochistan, PakistanSabtu (31/1) waktu setempat.
Serangan tersebut dilancarkan oleh kelompok separatis etnis Baloch, namun digagalkan oleh pihak berwenang.
Dari total 47 orang yang tewas, 37 di antaranya merupakan militan. Sedangkan 10 korban sisanya merupakan polisi setempat yang tewas dalam operasi tersebut.
“Teroris melancarkan serangan terkoordinasi pagi ini di lebih dari 12 lokasi,” kata seorang pejabat keamanan AFP.
“37 teroris berhasil dilumpuhkan, 10 personel keamanan tewas, dan beberapa lainnya luka-luka,” tambahnya.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memuji pasukan keamanan karena ‘menggagalkan’ serangan di 12 lokasi.
“Saya, bersama seluruh negara, bangga dengan para martir kami,” kata Sharif dalam sebuah pernyataan.
“Kami akan mengobarkan perang melawan terorisme hingga terorisme benar-benar hilang di negara ini,” tambahnya.
Layanan telepon seluler terganggu dan lalu lintas di distrik yang terkena dampak terganggu. Sementara itu layanan kereta api ditangguhkan di seluruh wilayah.
Tentara Pembebasan Baloch (BLA) adalah kelompok militan paling aktif di wilayah tersebut. Mereka mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
BLA mengklaim telah menargetkan instalasi militer serta pejabat polisi dan pemerintahan sipil dalam serangan tersebut.
(pantat)

