Jakarta, Pahami.id —
Massa tenaga kerja siapa yang memegangnya demonstrasi menolak besaran UMP di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (Jakpus), dibubarkan.
Lalu lintas kendaraan di Jalan Medan Merdeka Selatan dari Jalan Budi Kemuliaan telah dibuka kembali dan dapat digunakan oleh kendaraan baik mobil maupun sepeda motor.
Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 15.50 WIB para pekerja membubarkan diri menggunakan mobil komando. Penghalang penghalang atau rintangan dari Kepolisian yang semula digunakan untuk menutup jalan mulai dibuka kembali.
Sebelumnya, Presiden KSPI dan Ketua Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, dua tuntutan utama tersebut terkait dengan desakan revisi Upah Minimum Provinsi (UMP) di DKI Jakarta dan kontroversi penetapan Upah Minimum Sektoral (UMSK) Kabupaten/Kota di Jawa Barat tahun 2026.
“Kami minta Gubernur DKI Jakarta merevisi UMP DKI Jakarta 2026. Dari 5,73 juta rupiah menjadi 5,89 juta rupiah. Sesuai KHL 100%. Agar gaji DKI Jakarta tidak terlalu jauh di bawah Karawang dan Bekasi,” kata Iqbal dalam aksi demo yang digelar di Jalan Medan Merdeka Selatan (8/1 Jakarta Pusat), Kamis.
Kemudian tuntutan kedua adalah meminta peninjauan kembali Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang penetapan nilai UMSK di 19 kabupaten/kota se-Jabar untuk dikembalikan sesuai dengan surat rekomendasi Bupati/Walikota masing-masing.
“Kami meminta KDM untuk berhenti melakukan pencitraan melalui media sosial. Kami menjelaskan bahwa melalui mitra media kami, masyarakat Jawa Barat dan Indonesia memahami bagaimana KDM menggunakan kekuatan media sosial untuk, dalam kutipan ya, kutipan dan kutipanberbohong dan menjelaskan versi yang bias,” kata Iqbal.
(tahu/tidak)

