Polisi Ambil Sampel Abu dari 3 Lantai Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

by
Polisi Ambil Sampel Abu dari 3 Lantai Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

Penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta tengah diselidiki oleh pihak kepolisian. Tim gabungan dari Puslabfor Polri dan penyidik Polda Metro Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil sejumlah sampel dari tiga lantai yang terdampak.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan bahwa olah TKP dilaksanakan pada Sabtu (8/8/2026) di Gedung Bapenda, Jakarta. Kegiatan ini melibatkan Puslabfor Polri, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Gambir.

Proses olah TKP dimulai dengan observasi umum dari lantai 1 hingga lantai 16. Selanjutnya, pemeriksaan khusus difokuskan pada titik-titik yang berkaitan dengan penyebaran api, terutama di lantai 11, lantai 12, dan lantai 16. Dari ketiga lantai tersebut, polisi mengamankan bukti dan sampel yang akan diuji di Laboratorium Forensik Polri.

Menurut Roby, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab serta titik awal munculnya api. Meskipun belum dapat dipastikan, dugaan sementara mengarah pada lantai 11 atau lantai 12 sebagai sumber kebakaran. “Untuk kepastiannya nanti kita akan sampaikan setelah hasil lab selesai, karena tadi ada perbandingan dari sampel yang diambil di lantai 11, 12, 16 tersebut,” jelasnya.

Lantai 11 Gedung Bapenda DKI diduga merupakan ruang arsip, namun polisi belum dapat memastikan korelasinya dengan awal mula api. Sampel yang diambil dari lokasi kebakaran antara lain berupa abu dan arang.

Selain itu, polisi juga memperoleh informasi mengenai adanya pekerjaan renovasi di Gedung Bapenda DKI, tepatnya di lantai 11 dan lantai 14. Namun, korelasi antara renovasi tersebut dengan penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan sebelum seluruh proses olah TKP dan pemeriksaan selesai. Olah TKP dihentikan pada malam hari dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (10/8) mendatang.