Fitur pembayaran tanpa sentuh (tap-to-pay) Google Wallet dilaporkan tidak berfungsi pada sejumlah ponsel yang menjalankan ROM China. Masalah ini muncul setelah pembaruan Google Play Services, memicu dugaan adanya pembatasan baru dari Google terhadap perangkat yang menggunakan sistem operasi khusus pasar domestik Tiongkok tersebut.
Daftar Isi
Laporan Gangguan Pembayaran NFC
Sejumlah pengguna smartphone, termasuk merek Xiaomi, Vivo, Oppo, dan OnePlus versi China, melaporkan bahwa fitur pembayaran NFC Google Wallet mereka tiba-tiba berhenti berfungsi. Meskipun demikian, aplikasi Google Wallet itu sendiri masih dapat dibuka secara normal, dan kartu pembayaran yang telah tersimpan di dalamnya tetap dapat diakses tanpa masalah.
Gangguan ini secara spesifik hanya memengaruhi fungsi pembayaran via NFC. Laporan pengguna menunjukkan bahwa masalah mulai muncul setelah Google menggulirkan pembaruan Google Play Services ke versi 26.28.
Dugaan Pembatasan oleh Google
Berdasarkan berbagai laporan di forum XDA Developers dan Reddit, muncul dugaan bahwa Google Play Services versi terbaru kini mampu mendeteksi firmware khusus China. Setelah deteksi tersebut, fungsi pembayaran NFC pada perangkat yang menggunakan ROM China diduga dinonaktifkan, meskipun Google Play Services dan Google Wallet telah dipasang secara manual.
Pembatasan ini, menurut dugaan yang beredar, hanya berlaku untuk perangkat yang masih menggunakan ROM China. Perangkat yang menjalankan firmware global yang telah tersertifikasi Google tidak terpengaruh oleh masalah ini. Sejauh ini, perubahan tersebut tampaknya hanya memengaruhi Google Wallet, sementara aplikasi Google lainnya masih dapat digunakan secara normal.
Karakteristik dan Implikasi ROM China
ROM China adalah sistem operasi yang dirancang khusus untuk pasar domestik Tiongkok. Smartphone dengan ROM China umumnya dibanderol lebih murah atau menawarkan spesifikasi tertentu yang belum tersedia di pasar internasional. Namun, perangkat ini memiliki beberapa kompromi, seperti dukungan Google Mobile Services (GMS) yang terbatas serta perangkat lunak yang disesuaikan untuk pasar China.
Jika Google Wallet benar-benar tidak lagi mendukung pembayaran NFC pada perangkat tersebut, maka salah satu fitur penting untuk penggunaan sehari-hari di luar China akan hilang, mengurangi daya tarik perangkat ini bagi pengguna internasional.
Ketidakpastian dan Spekulasi Lanjutan
Hingga saat ini, Google belum memberikan konfirmasi resmi mengenai adanya perubahan kebijakan atau penyebab pasti dari masalah ini. Perusahaan juga belum menjelaskan apakah pembatasan ini memang disengaja, merupakan bug pada pembaruan Google Play Services, atau bagian dari pengujian sistem.
Meskipun demikian, laporan yang sama menyebutkan bahwa sebagian pengguna kembali dapat menggunakan Google Wallet setelah adanya perubahan dari sisi server Google. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pembatasan ini mungkin hanya bersifat sementara atau merupakan bagian dari proses peluncuran sistem di sisi server, sebagaimana dihimpun dari Tech Sportskeeda.
