Berita Zelensky Surati Putin Ajak ‘Kopi Darat’, Akhiri Perang Rusia-Ukraina

by
Berita Zelensky Surati Putin Ajak ‘Kopi Darat’, Akhiri Perang Rusia-Ukraina


Jakarta, Pahami.id

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengirim surat kepada Presiden Rusia VladimirPutin berisi usulan diadakannya pertemuan tatap muka guna membahas perang yang sudah berlangsung lebih dari empat tahun.

Dalam suratnya, Zelensky menyerukan agar perang segera diakhiri.


“Ukraina bermaksud mengakhiri perang ini melalui keterlibatan langsung antara kami — dan Anda. Saya mengusulkan pertemuan,” kata Zelensky dalam surat itu, dikutip AFPKamis (4/6).

“Ukraina siap untuk melakukan gencatan senjata penuh selama negosiasi yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zelensky meminta agar pertemuan tersebut ditetapkan tanggal dan tempat yang jelas.

Presiden Ukraina juga memperingatkan bahwa Rusia enggan mengakhiri perang secara damai.

“Jika Anda sendiri tidak sampai pada kesimpulan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri perang ini, Ukraina akan terus berjuang untuk eksistensinya,” kata Zelensky.

Menanggapi surat tersebut, Kremlin menyatakan Zelensky bisa bertemu Putin kapan saja.

“Zelensky bisa datang ke Moskow kapan saja,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Zelensky mengeluarkan surat itu sehari setelah pesawat tak berawak Ukraina menyerang Saint Petersburg, kampung halaman Putin.

Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina telah meningkatkan serangan balik jangka panjang terhadap sasaran energi dan militer Rusia.

Pemimpin Ukraina juga berulang kali menyerukan pertemuan dengan Putin untuk membahas perundingan perdamaian. Diskusi mengenai perang Rusia-Ukraina terakhir terjadi di Alaska, AS.

Namun saat itu, hanya Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang bertemu. Pertemuan tersebut juga tidak menghasilkan sesuatu yang signifikan yang merujuk pada berakhirnya perang.

Menanggapi usulan Zelensky untuk bertemu Putin, Trump pun ikut senang. Ia pun menduga kedua kepala negara mungkin sudah membicarakan pertemuan tersebut.

“Saya pikir kita punya banyak kaitan dengan hal ini. Sara berpikir akan sangat bagus jika mereka bertemu,” kata Trump.

Dia kemudian berkata, “Mereka harus menyelesaikannya.”

Rusia-Ukraina telah berperang sejak Februari 2022. Komunitas internasional berulang kali menyerukan gencatan senjata permanen. Namun seruan tersebut belum dilaksanakan.

(isa/rds)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google