Berita Viral WNI Syifa Gabung Militer AS, Apa Itu Garda Nasional?

by
Berita Viral WNI Syifa Gabung Militer AS, Apa Itu Garda Nasional?


Jakarta, Pahami.id

Garda Nasional Amerika Serikat menjadi sorotan setelah Warga Negara Indonesia (WNI) Kezia Syifa bergabung dengan tentara Tanah Air.

Video Syifa viral di media sosial baru-baru ini setelah diunggah ibunya, Safitri di Instagram. Dalam rekaman tersebut, Syifa mengenakan seragam militer AS.

Safitri menuturkan, Kezia saat ini sedang menempuh pendidikan sebagai anggota Garda Nasional Angkatan Darat.


“Syifa tertarik bergabung dengan Garda Nasional Angkatan Darat di Maryland karena Syifa sudah belajar di Amerika sejak tahun 2023 dan akan lulus pada tahun 2025,” ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (22/1).

Safitri kemudian berkata, “Dia ingin bergabung dengan tentara di AS, lebih tepatnya Garda Nasional di Maryland.”

Apa itu Garda Nasional atau Garda Nasional AS?

Garda Nasional saat ini berperan sebagai komponen cadangan militer dan mempunyai fungsi ganda di bawah kendali gubernur dan presiden.

Dalam praktiknya, gubernur dapat mengerahkan garda nasional jika terjadi keadaan darurat. Hal serupa juga bisa dilakukan oleh Presiden sebagai panglima.

[Gambas:Video CNN]

Tugas utama mereka termasuk merespons bencana alam, menjaga ketertiban umum, terlibat dalam bantuan kemanusiaan, dan mendukung operasi militer AS di luar negeri.

Berdasarkan berbagai pemberitaan, saat ini jumlah anggota Garda Nasional berkisar 432.460 orang. Rinciannya, 328.084 atau 76 persen merupakan personel Garda Nasional Darat dan sisanya 24 persen atau sekitar 104.376 merupakan anggota Garda Nasional Udara.

Kontingen personel Garda Nasional terbesar dipegang oleh Texas dengan 22.367, disusul New York dengan 17.404, kemudian California dengan 17.346 anggota, seperti dikutip dari Fakta AS.

Sejarah singkat

Garda Nasional adalah organisasi militer tertua di Amerika Serikat. Kelompok ini juga merupakan resimen militer pertama di Amerika Utara yang didirikan di Massachusetts.

Mahkamah Agung Koloni Teluk Massachusetts menetapkan tahun 1636 sebagai tahun pembentukan Garda Nasional.

“Kami memperingati 13 Desember sebagai hari ulang tahun Garda Nasional,” demikian laman resmi Garda Nasional AS.

Pada tanggal tersebut, badan legislatif kolonial Massachusetts juga memerintahkan agar kompi milisi dibagi menjadi tiga resimen untuk melawan ancaman militer dari negara lain. Kelompok ini meliputi Resimen Timur (sekarang Batalyon 101), Resimen Utara (sekarang Infanteri 181), dan Resimen Selatan (sekarang Resimen Artileri Lapangan 101).

Saat itu, pengadilan juga memerintahkan agar semua laki-laki berbadan sehat, berusia 16 hingga 60 tahun, harus berkumpul dan berlatih pada tanggal tertentu demi pertahanan bersama masyarakat dan koloni.

“Produksi Pertama” berlangsung pada musim semi berikutnya. Jika dipanggil, milisi ini akan mempertahankan kehidupan dan harta benda masyarakat dari serangan dalam dan luar negeri.

Seiring berjalannya waktu, Garda Nasional secara garis besar terbagi menjadi tiga divisi, yaitu Garda Nasional Angkatan Darat dan Garda Nasional Udara.

Di Garda Nasional Angkatan Darat mereka memiliki satuan tertua, yaitu Batalyon 101, Resimen Infantri 181, Resimen Infantri 182 yang merupakan kepanjangan tangan dari milisi pertama.

Garda Nasional Angkatan Darat juga merupakan organisasi tertua di militer.

Undang-Undang Milisi tanggal 8 Mei 1792 mengizinkan unit milisi yang dibentuk sebelum 8 Mei 1792 untuk mempertahankan “hak adat” mereka.

Ketentuan undang-undang milisi ini diabadikan dalam Undang-undang Milisi tahun 1903, Undang-undang Pertahanan Nasional tahun 1916, dan undang-undang berikutnya.

(isa/bac)