Jakarta, Pahami.id —
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah mencapai kesepakatan dagang dengan Xi Jinping saat berkunjung ke Beijing, China, Jumat (15/5).
Trump tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai perjanjian perdagangan yang menurutnya telah disetujuinya dengan Tiongkok. Namun salah satu bocoran isi perjanjian tersebut adalah China akan membeli 200 jet Boeing dari AS.
Dalam kunjungannya ke Tiongkok, Trump mengakui bahwa AS dan Tiongkok telah mencapai “kesepakatan dagang yang hebat”. Ini merupakan sinyal untuk mengakhiri ketegangan yang terjadi antara kedua negara adidaya yang terjadi belakangan ini.
Menurut Trump, AS berupaya mencapai kesepakatan di berbagai sektor termasuk pertanian, penerbangan, dan kecerdasan buatan (AI), serta mengatasi perbedaan kedua negara di beberapa bidang geostrategis yang sangat tegang dalam beberapa waktu terakhir, terutama ketika pecah perang di Timur Tengah.
Bahkan, untuk menarik perhatian Tiongkok, Trump bahkan menyebut Xi Jinping sebagai “pemimpin hebat” dan Tiongkok sebagai “teman”.
“Kami telah membuat beberapa kesepakatan dagang yang hebat, baik bagi kedua negara,” kata Trump di Zhongnanhai, Beijing, menurut AFP.
Trump menyatakan keyakinannya terhadap kesepakatan itu saat berjalan santai dengan Xi Jinping di kompleks rahasia Zhongnanhai yang terletak di Beijing.
“Kami telah menyelesaikan banyak masalah perbedaan yang tidak dapat diselesaikan oleh negara lain,” tambah Trump.
Trump menjelaskan, Tiongkok juga telah menyatakan minatnya untuk membeli minyak dan kedelai dari AS. Sejak ketegangan meletus, Tiongkok juga mengurangi pembelian kedelai AS dan beralih ke Brasil.
Kementerian Luar Negeri China saat ditanya wartawan tidak membenarkan atau membantah informasi tersebut.
Kunjungan Trump ke Beijing kali ini sangat istimewa mengingat perang dagang kedua negara dalam beberapa bulan terakhir telah mempengaruhi stabilitas perekonomian global.
Sementara itu, Xi mengatakan kunjungan Trump ke Tiongkok merupakan kunjungan penting, dan kedua belah pihak sejauh ini telah membangun “hubungan bilateral baru, yaitu hubungan stabilitas strategis yang semakin baik sifatnya. Xi berjanji akan mengirimkan bibit tanaman untuk ditanam di White House Rose Garden, Washington, Amerika Serikat.
(mikrofon/mikrofon)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

