Berita Trump Dibikin Pusing Iran hingga Habis Kesabaran Hadapi Ulah Netanyahu

by
Berita Trump Dibikin Pusing Iran hingga Habis Kesabaran Hadapi Ulah Netanyahu


Jakarta, Pahami.id

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dibuat pusing karena negosiasi dengan Iran yang masih stagnan, kini semakin diperumit dengan tindakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Trump sangat marah setelah Israel mengebom Lebanon dengan dalih milisi Hizbullah menyerang kota-kota di negara tersebut.


“Israel akan menyerang sasaran teroris di Beirut [ibu kota Lebanon],” kata Netanyahu.

Keduanya kemudian berbincang melalui telepon pada Senin (2/6). Dalam kesempatan tersebut, Trump mengungkapkan kemarahannya dan melontarkan kata-kata kasar.

Tiga sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan Trump memperingatkan Netanyahu bahwa jika pasukan Zionis mengebom Beirut, Israel akan terus dikucilkan oleh komunitas internasional.

Dua sumber mengatakan Trump yakin dia berperan dalam mencegah Netanyahu masuk penjara atas tuduhan korupsi terhadapnya.

“Kamu benar-benar gila (kamu gila). Anda akan dipenjara jika bukan karena saya. aku menyelamatkanmu. Sekarang semua orang membencimu. Semua orang membenci Israel,” ujar salah satu sumber aksio.

Tak hanya Trump yang marah, keputusan Netanyahu menyerang Lebanon juga mengganggu perundingan perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat.

Lebanon dimasukkan sebagai salah satu tuntutan Iran dalam proposal yang diajukan ke Amerika Serikat.

media semi-negara Iran, berita Tasnimjuga melaporkan bahwa Teheran menuntut diakhirinya agresi Israel di Lebanon.

“Mengingat berlanjutnya serangan rezim Israel di Lebanon, dan mengingat Lebanon merupakan salah satu prasyarat gencatan senjata yang kini dilanggar oleh semua pihak termasuk Lebanon, maka tim perunding Iran menunda pembahasan dan pertukaran dokumen melalui mediator,” lapor Tasnim, Senin (1/6).

Trump tampaknya tidak terpengaruh dengan ancaman tersebut. Ia bahkan mengklaim pemerintah Iran pasti akan kembali ke meja perundingan.

Presiden AS juga yakin kedua negara akan mencapai kesepakatan dalam waktu dua minggu.

“Kelihatannya bagus, kelihatannya bagus,” kata Trump Berita ABC ketika ditanya tentang peluang kesepakatan.

Trump juga mengatakan dirinya telah menyelesaikan masalah Israel yang menyerang Lebanon.

“Ada beberapa gangguan hari ini, tapi saya dapat mengatasinya dengan cepat. Seperti yang mungkin Anda ketahui sebelumnya,” katanya.

Dalam percakapan telepon dengan Netanyahu, Trump mendesaknya untuk menghentikan serangan terhadap Lebanon.

Ia kemudian mengunggah isi percakapannya dengan PM Israel di media sosial miliknya, Truth Social. Trump sesumbar bahwa dia telah mendapat jaminan bahwa Tel Aviv tidak akan mengirim pasukan ke Beirut.

“Tidak akan ada pasukan yang dikirim ke Beirut, dan setiap pasukan yang sedang dalam perjalanan telah dipulangkan,” kata Trump di media sosial Truth Social, Senin (1/6), dikutip Agensi Anadolu.

(isa/dna/bac)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google