Berita Tim Pakai Jalur Alternatif Cari 2 Penambang Emas Terjebak di Gua Laos

by
Berita Tim Pakai Jalur Alternatif Cari 2 Penambang Emas Terjebak di Gua Laos


Jakarta, Pahami.id

Dua penambang emas belum ditemukan setelah hampir seminggu terjebak di gua yang terendam banjir Laos sejak 20 Mei.

Tim penyelamat kini berjuang mencari cara alternatif untuk menemukan dua orang yang diyakini telah terjebak di dalam gua selama hampir dua minggu.

Lee Kian Lie, seorang penyelam Malaysia yang terlibat dalam operasi tersebut, mengatakan para pekerja memompa air keluar dari gua untuk membuka jalan tersebut.


“Kami akan masuk ke lokasi dugaan untuk melanjutkan pencarian jika ketinggian air menurun,” kata Lie Pers Terkait (AP).

Tim penyelamat lainnya juga mencari di sisi lain gua dengan harapan menemukan jalan kering yang dapat memberikan akses ke area di mana kedua korban diyakini terjebak.

Tim penyelamat dari Laos dan Thailand telah bekerja sama selama lebih dari seminggu untuk menemukan orang-orang yang terjebak air banjir di sebuah gua yang terletak di wilayah pegunungan di Provinsi Xaisomboun.

Mereka diikuti penyelam dari berbagai negara, antara lain Finlandia, Malaysia, Jepang, Indonesia, Prancis, dan Australia.

Pada 20 Mei, tujuh orang dilaporkan memasuki gua tersebut untuk mencari emas. Namun, hujan deras mengguyur dan membanjiri pintu masuk gua.

Tim penyelamat berhasil menemukan lima orang yang selamat di dalam gua tersebut pada 27 Mei. Mereka kemudian dievakuasi pada 30 Mei setelah tim penyelamat menguras air dari lorong gua.

Relawan Penyelamat Masyarakat menyatakan, hujan deras menyebabkan air dalam jumlah besar mengalir ke dalam area gua hingga operasi pencarian dihentikan pada Minggu (31/5) sore.

Kenggaj Bongkawong, ketua kelompok Metta Tham Rescue Kalasin asal Thailand, mengatakan para pekerja kini juga mencari lubang ventilasi dari atas yang mungkin bisa memberikan akses ke gua tersebut.

“Saya dan tim telah menggunakan pemindai radar, citra satelit, dan lainnya sebagai dasar navigasi kami di gunung,” katanya.

Meski begitu, kata Kenkkaj, jika ditemukan jalan alternatif, tim penyelamat masih kesulitan mendekati korban karena hujan yang tak kunjung reda menyebabkan gua terus terendam banjir.

Menurut dia, operasi penyelamatan tidak cukup hanya menggunakan pompa air, perlu dipasang peralatan untuk menjaga ventilasi pasokan udara di dalam gua.

Tim penyelamat yakin dua orang yang masih hilang terjebak lebih dalam dari lokasi ditemukannya lima orang lainnya.

(blq/dna)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google