Berita Heboh Penarikan UNIFIL, Sekjen Sebut Lebanon Perlu Pasukan PBB

by
Berita Heboh Penarikan UNIFIL, Sekjen Sebut Lebanon Perlu Pasukan PBB


Jakarta, Pahami.id

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan perlu adanya pasukan PBB di Lebanon untuk menggantikannya BERSATU ketika konflik meningkat.

Pada bulan Agustus tahun lalu, Dewan Keamanan PBB, setelah mendapat tekanan dari AS, memutuskan untuk mengakhiri mandat pasukan UNIFIL pada akhir tahun ini. Mereka kemudian meminta Guterres untuk menyerahkan opsi mandatnya pada 1 Juni.

Dalam laporan yang dikirimkan kepada komite, Sekretaris Jenderal PBB mengusulkan tiga opsi termasuk mengerahkan pasukan PBB yang terdiri dari 2.000 hingga 5.500 anggota untuk memantau gencatan senjata antara Israel dan milisi Lebanon, Hizbullah.


“Dari seluruh opsi yang diusulkan, kehadiran anggota PBB berseragam yang bekerja untuk memfasilitasi deeskalasi, dialog, komunikasi dan koordinasi, serta dukungan terhadap Angkatan Bersenjata Lebanon, akan diperlukan untuk mencapai tujuan akhir solusi jangka panjang konflik tersebut,” demikian bunyi laporan tersebut, dikutip AFP, Selasa (2/6).

Sejumlah sumber Lebanon menyebutkan pemerintah mendukung kehadiran pasukan PBB setelah mandat UNIFIL berakhir.

Duta Besar Lebanon untuk PBB Ahmad Arofa mengatakan perkembangan terakhir hanya meningkatkan kebutuhan mendesak Lebanon akan bantuan berkelanjutan dari PBB dan komunitas internasional.

“Hal ini secara khusus untuk memfasilitasi penarikan diri Israel di satu sisi, dan di sisi lain memungkinkan negara tersebut memperluas kekuasaannya atas seluruh wilayahnya,” kata Arofa.

Beberapa anggota Dewan Keamanan juga mendukung penggantian UNIFIL, terutama Tiongkok dan Rusia.

“Seiring dengan berakhirnya mandat UNIFIL, Dewan Keamanan harus mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk memastikan kelanjutan kehadiran PBB di Lebanon, dan untuk menghindari kekosongan keamanan,” kata Duta Besar Tiongkok untuk PBB Fu Cong.

Kekhawatiran akan keluarnya UNIFIL muncul ketika Israel terus melakukan penembakan terhadap Lebanon dan upaya melakukan pembicaraan damai dengan pihak terkait.

Saat ini, UNIFIL memiliki sekitar 7.500 penjaga perdamaian dari hampir 50 negara. Mereka ditempatkan di Lebanon selatan, dekat Jalur Biru.

Sejak dikerahkan pada tahun 1978, pasukan UNIFIL telah menjadi penyangga Lebanon, meski kehadiran mereka tidak mencegah terulangnya konflik.

(isa/dna)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google