Jakarta, Pahami.id —
Rusia kembali untuk sepenuhnya menyerang wilayah Ukraina menggunakan Rudal Oreshnikpada Minggu (24/5) malam waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam pernyataan resmi bahwa serangan itu merupakan pembalasan setelah pasukan Ukraina menyerang fasilitas sipil.
“Angkatan Bersenjata Federasi Rusia melakukan serangan besar-besaran dengan menggunakan rudal balistik Oreshnik, rudal balistik yang diluncurkan dari udara Iskander, rudal balistik hipersonik yang diluncurkan dari udara Kinzhal, dan rudal jelajah Tsirkon,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan yang dikutip Reuters.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Ukraina dibombardir dengan rudal dan drone pada Minggu pagi, menewaskan empat orang. Serangan itu terjadi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan membalas serangan Ukraina di wilayah yang mereka duduki di Ukraina timur.
Spesifikasi rudal Oreshnik
Oreshnik merupakan rudal balistik jarak menengah yang memiliki jangkauan 3.000-5.500 kilometer. Putin pertama kali mengumumkan rudal tersebut pada 21 November, ketika Rusia mengujinya di wilayah Dnipro, Ukraina.
Menurut para ahli, rudal Oreshnik memiliki banyak kemiripan dengan rudal lain yang pernah dikembangkan Rusia.
Sebagai rudal balistik jarak menengah, Oreshnik hanya akan mampu terbang sekitar 3.140 mil. Namun, kisaran ini memungkinkan suntikan Oreshnik menjangkau sebagian besar negara Eropa.
“Sistem ini telah dikembangkan selama beberapa waktu,” kata Jeffrey Lewis, pakar nonproliferasi nuklir di Middlebury Institute of International Studies.
Menurut pejabat Ukraina, Oreshnik dapat membawa enam hulu ledak, masing-masing disertai enam subminion. Hal ini terlihat dari serangan Oreshnik di Dnipro pekan lalu.
Senada dengan itu, pakar militer Rusia Anatoly Matviychuk juga meyakini Oreshnik dapat membawa enam hingga delapan hulu ledak konvensional atau nuklir.
Rudal tersebut juga mampu melaju dengan kecepatan setidaknya Mach 5 atau lima kali kecepatan suara. Selain itu, Oreshnik dapat bermanuver di tengah penerbangan sehingga membuat operasinya lebih sulit dideteksi dan dicegat.
(isa/dna)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

