Berita Siapa Pemimpin Venezuela Usai Presiden Maduro Ditangkap AS?

by
Berita Siapa Pemimpin Venezuela Usai Presiden Maduro Ditangkap AS?

Daftar isi



Jakarta, Pahami.id

Apa yang akan terjadi selanjutnya pada pemerintah Venezuela setelah Presiden Nicolas Manduro ditangkap oleh tentara Amerika Serikat (AS) masih penuh ketidakpastian.

Keberadaan Maduro dan ibu negara Cilia Flores masih belum diketahui. Akibatnya, masa depan rezim tersebut kini dipertanyakan.

Pihak oposisi, baik di dalam maupun luar negeri, kemungkinan besar akan melihat momen ini sebagai peluang penting untuk merebut kekuasaan. Oposisi Venezuela mengatakan presiden yang sah adalah politisi pengasingan Edmundo González.


Ada beberapa kandidat yang berpeluang menggantikan Maduro berkuasa. Tim Lister, koresponden keamanan senior CNN, menganalisis tiga kemungkinan skenario setelah Maduro digulingkan oleh AS.

Berikut tiga kemungkinan skenario:

1. Jalur konstitusional

Merujuk pada konstitusi, kekuasaan akan dialihkan kepada Wakil Presiden Nicolas Maduro, Delcy Rodríguez jika presiden ‘absen sama sekali’.

Menurut undang-undang, Delcy akan mengambil alih kekuasaan dan mengadakan pemilu dalam waktu 30 hari. Presiden terpilih kemudian memegang masa jabatan penuh selama enam tahun.

2. Rezim Maduro jatuh

Jika rezim Maduro jatuh dan pejabat seniornya mengundurkan diri atau melarikan diri, maka calon potensialnya adalah pihak oposisi. Yang paling mungkin adalah Edmundo González Urrutia, peserta pemilu 2024, saingan Maduro di pemilu presiden.

González adalah seorang akademisi dan diplomat senior, saat ini berada di pengasingan di Spanyol. Ia didukung oleh pemenang Hadiah Nobel Perdamaian terbaru, aktivis demokrasi María Corina Machado.

Machado bahkan sesumbar bahwa gerakannya sedang mempersiapkan transisi yang tertib dan damai setelah Maduro lengser. Desember 2024 lalu, ia juga mengaku ditawari jabatan wakil presiden oleh Gonzales.

3. Pengambilalihan militer

Absennya presiden juga berarti pemerintahan akan dipimpin oleh Menteri Pertahanan yang saat ini menjabat sebagai Vladimir Padrino López.

Usai diserang AS, Lopez menyatakan Venezuela akan melawan kehadiran pasukan asing di wilayahnya.

“Invasi ini adalah penghinaan terbesar yang pernah dialami negara ini,” katanya.

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pengumuman mengejutkan pada Sabtu (3/1) yang menyatakan bahwa militer AS telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Berdasarkan pernyataan Trump, saat ini Maduro dan istrinya dikabarkan sedang diterbangkan keluar Venezuela, melansir New York Times, Sabtu (3/1).

Pengumuman penangkapan tersebut menandai puncak dramatis dari tekanan pemerintahan Trump selama berbulan-bulan untuk menggulingkan Maduro dari kekuasaan di Venezuela.

Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan “serangan besar-besaran terhadap Venezuela”. Ia menegaskan, operasi militer ini dilakukan “bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS”.

“Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan menerbangkannya keluar dari Venezuela,” tulis Trump dalam postingannya.

Sebelum pengumuman Trump, militer AS telah melakukan serangan militer di Caracas dan beberapa wilayah Venezuela lainnya, yang mengakibatkan ledakan besar di pangkalan utama militer Fortuna di kota tersebut pada Sabtu (3/1) pagi waktu setempat.

Saksi mata di Caracas sebelumnya juga melaporkan melihat asap hitam tebal mengepul dari fasilitas militer Fortuna, disertai suara jet tempur yang terbang rendah.

(pta)