Berita Selain RI, 4 Negara Ini Juga Kirim Pasukan ISF Ke Gaza

by
Berita Selain RI, 4 Negara Ini Juga Kirim Pasukan ISF Ke Gaza


Jakarta, Pahami.id

Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania menyatakan kesiapannya mengirimkan pasukan ke sana Semenanjung Gaza sebagai bagian dari rencana Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).

Komitmen tersebut disampaikan pada pertemuan Dewan Perdamaian di Washington, DC yang diselenggarakan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Jenderal Angkatan Darat AS Jasper Jeffers, kepala pasukan stabilisasi Gaza, mengatakan sebanyak lima negara Dewan Perdamaian adalah negara pertama yang mengirim pasukan ke Gaza.


“Saya dengan senang hati mengumumkan lima negara pertama yang akan mengirimkan personel untuk bertugas di ISF, yaitu Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania,” kata Jeffers pada pertemuan tingkat tinggi pertama BoP.

Menurut Al Jazeera, Indonesia termasuk negara pertama yang siap mengirimkan pasukan untuk menjaga keamanan dan melatih polisi baru di Palestina yang terkena dampak konflik.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengatakan Indonesia siap mengirim hingga 8.000 tentara untuk memastikan perdamaian berhasil.

“Kami menegaskan kembali komitmen untuk menyumbangkan pasukan dalam jumlah besar, maksimal 8.000 personel atau lebih jika diperlukan,” kata Prabowo dalam pidatonya.n

Mengutip video yang diunggah Gedung Putih di YouTube, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengatakan negaranya juga akan mengirimkan pasukan, termasuk satuan medis.

“Kazakhstan siap mendukung ISF dengan mengerahkan unit militer, termasuk unit medis, serta mengirimkan pengamat ke pusat koordinasi sipil-militer,” kata Tokayev.

Albania juga telah menyatakan kesediaannya untuk mengirimkan pasukan, sementara Mesir dan Yordania akan berperan dalam pelatihan petugas polisi.

“Kami menghargai peran penting Anda (Trump) dalam menghentikan konflik yang memilukan di Gaza. Albania telah memastikan partisipasinya dalam pasukan stabilisasi dengan mengerahkan pasukan kami,” kata Albania.

Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, menyatakan kesiapan negaranya untuk menugaskan petugas polisi ke Gaza.

“Maroko akan menugaskan perwira tinggi militer ke ISF untuk bergabung dengan komando militer,” kata Bourita.

ISF adalah bagian dari Dewan Perdamaian. BoP dibentuk setelah mendapat lampu hijau dari Dewan Keamanan PBB melalui resolusinya pada tahun lalu.

Nantinya, negara tersebut akan menyumbangkan personelnya ke ISF melalui “konsultasi dan kerja sama yang erat” dengan Mesir dan Israel.

Secara teori, badan keamanan ini akan bekerja sama dengan Israel dan Mesir untuk “memiliterisasi” Jalur Gaza. Mesir dan Yordania juga dilaporkan melatih pasukan polisi untuk Palestina.

Lebih detailnya, ISF akan menjadi kekuatan multinasional yang dikerahkan ke Gaza untuk membantu melatih polisi, mengamankan perbatasan, menjaga keamanan dengan membantu menghancurkan Gaza, melindungi warga sipil dan operasi kemanusiaan, termasuk mengamankan koridor kemanusiaan.

(rnp/dna)