Jakarta, Pahami.id —
Sebanyak tiga jet tempur canggih Penembakan palsu Perancis kabarnya tiba di Indonesia sejak Jumat (23/1).
Ini merupakan gelombang pertama pengiriman dari Perancis ke Indonesia, dikutip dari Reuters. Kementerian Pertahanan RI memesan total 42 unit Rafale buatan perusahaan Perancis Dassault Aviation AM.PA.
Selain Rafale, Indonesia juga memesan fregat dan kapal selam buatan Prancis untuk misi modernisasi kekuatan sistem utama pertahanan (alutsista) Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Pesawat tersebut telah diserahkan dan siap digunakan oleh TNI AU,” kata Kepala Biro Penerangan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Arm Rico Ricardo Sirait, kepada Reuters.
Lanjutnya, ketiga pesawat tersebut tiba pada Jumat pekan lalu dan ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Riau.
Pahami.id telah menghubungi Kepala Biro Penerangan Rico Ricardo untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut terkait kedatangan ketiga Rafale tersebut di Indonesia, namun belum mendapat tanggapan.
Reuters melaporkan bahwa Indonesia telah menjadi salah satu pemain terbesar di pasar jet tempur internasional yang meningkatkan armada pesawatnya, mengalokasikan anggaran besar untuk belanja pertahanan.
RI sedang mempertimbangkan beberapa opsi selain membeli Rafale, seperti jet tempur J-10 China, jet tempur F-15EX AS, dan 48 jet tempur KAAN buatan Turki yang sudah dipastikan pesanannya.
Indonesia bahkan disebut-sebut akan memesan mesin jet tempur generasi kelima yang ditenagai mesin General Electric F-110. Mesin jet ini juga biasa digunakan pada jet buatan Lockheed Martin F-16.
Indonesia dan Pakistan juga dilaporkan sedang mendiskusikan kemungkinan kesepakatan awal untuk membeli jet tempur dan drone.
(membaca)

