Berita Prabowo Minta Polisi-TNI Petugas Haji Ditambah, Polri Siapkan Anggota

by
Berita Prabowo Minta Polisi-TNI Petugas Haji Ditambah, Polri Siapkan Anggota


Jakarta, Pahami.id

Mabes Polri mengakui telah memberikan dukungan anggota sesuai dengan permintaan penambahan anggota sebagai Pelindung Jemaah (Lanjam) dari Kementerian Haji (Kemenhaj).

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, penambahan personel TNI-Polri merupakan perintah langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Menanggapi hal tersebut, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, SSDM Polri telah mengoordinasikan kapasitas dan kompetensi yang dibutuhkan Kementerian Haji.


SDM Polri juga sudah berkoordinasi untuk menyiapkan personel terbaiknya, ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1).

Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai jumlah dan unit yang ditempatkan sebagai tambahan pinjaman Kementerian Haji.

Polri tentunya ditugaskan untuk melayani dan memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia, khususnya yang akan menunaikan ibadah haji nanti, jelasnya.

Sebelumnya, kata Dahnil, Prabowo meminta Kementerian Haji menambah lagi anggota Polri dan TNI untuk dijadikan petugas haji, yakni Pelindung Jamaah Haji (Linjam).

“Setiap tahun ada dari TNI-Polri. Artinya disebut Linjam (pilar perlindungan), petugas keamanan. Ini dari TNI-Polri, begitu juga perintah Presiden, akan kita tambah,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan.

Dahnil mengatakan, penambahan petugas haji dari unsur TNI-Polri dilakukan untuk memperkuat unsur perlindungan jamaah. Dikatakannya, kehadiran petugas keamanan dari kedua lembaga tersebut dinilai dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan perlindungan jemaah di lapangan.

“Supaya mereka bisa mengabdi dengan lebih baik, karena yang lebih baik biasanya adalah perwira TNI dan Polri. Dan kami akan putuskan untuk menambah perwira TNI dan Polri,” jelas pria yang pernah menjadi juru bicara Prabowo saat masih menjabat Menteri Pertahanan pada pemerintahan sebelumnya.

Soal penambahan persentase jemaah dari kedua unsur tersebut, Dahnil mengatakan hal itu belum bisa ditentukan karena masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

“Nanti kita lihat persentasenya. Karena kita belum membahas secara spesifik. Yang jelas meningkat,” kata Dahnil.

(tfq/anak-anak)