Berita Polri Gelar Operasi Ketupat Mulai 13 Maret, Siapkan 2.746 Posko Mudik

by
Berita Polri Gelar Operasi Ketupat Mulai 13 Maret, Siapkan 2.746 Posko Mudik


Jakarta, Pahami.id

Mabes Polri akan menerapkannya Operasi Ketupat 2026 untuk menjaga aliran bolak-balik hari libur 1447 H selama dua minggu tanggal 13-25 Maret.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Operasi Ketupat akan diikuti 161 ribu anggota TNI-Polri yang dipadukan dengan instansi dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Tahun ini kita melaksanakan Operasi Ketupat yang akan kita mulai pada tanggal 13 Maret hingga 25 Maret dan kali ini taglinenya adalah ‘Selamat Pulang dan Keluarga Bahagia’,” ujarnya dalam Rakor Lintas Sektor di PTIK, Jakarta, Senin (2/3).


Dia menjelaskan, Operasi Ketupat akan dipimpin oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho. Sigit mengatakan, dalam operasi tersebut, pihaknya akan mengedepankan upaya pencegahan dan pencegahan serta penyekatan upaya penegakan hukum.

“Tentunya kita berharap kita benar-benar bisa bersinergi secara maksimal untuk mensukseskan pelayanan kepulangan dan kepulangan,” jelasnya.

Dalam operasi ketupat tersebut, kata dia, Polri juga akan menyediakan total 2.746 pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Ia merinci, sebanyak 1.624 posisi akan difokuskan pada bidang keamanan dan sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas.

Sedangkan 779 lainnya akan digunakan sebagai pos pelayanan tempat pengemudi yang lelah dapat beristirahat. Sedangkan 343 pos terpadu akan dijadikan pusat kendali operasional Ketupat pada tahun 2026.

“Tentunya juga ada tempat peristirahatan dan berbagai jenis layanan yang kami sediakan bagi masyarakat yang datang dan pergi,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapolri mengatakan, sebanyak 185.608 objek pengamanan menjadi fokus petugas. Mulai dari tempat ibadah, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

“Tentunya perlu adanya keterlibatan pemangku kepentingan terkait untuk bersama-sama memberikan pelayanan di tempat wisata, tempat ibadah, angkutan umum, jalur pulang baik tol dan arteri, jalur lintas pulau, serta pusat perbelanjaan dan tempat istirahat“katanya.

(tfq/tidak)