Berita Polisi Usut Kasus Stafsus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Wanita

by
Berita Polisi Usut Kasus Stafsus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Wanita


Makassar, Pahami.id

Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Sulawesi Utara (Sulawesi Utara), inisial DD dilaporkan ke polisi setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita berinisial CL (23) di sebuah restoran di Kota Manado.

“Iya, sementara penyidikan sedang berjalan,” kata Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto. CNNIndonesia.comSelasa (3/2).

Kasus dugaan pelecehan seksual terjadi di sebuah restoran di Kota Manado, Sabtu (31/1). Staf khusus Gubernur, inisial DD, diduga menyentuh tubuh korban.


Kemudian korban langsung merespon dengan menyiramkan air ke kepala DD dan melaporkan kasus tersebut ke Polres Manado.

“Kejadiannya Sabtu pagi, di sebuah warung makan. (Punggung korban dicengkeram. Iya, badannya dicengkeram,” ujarnya.

Sementara itu, kata Elwin, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi termasuk korban. Namun terlapor tidak dimintai keterangan.

“Stafsusnya belum ada, karena kami masih ingin memanggil saksi dulu. Baru saksi, baru Staf Khusus akan kami panggil,” jelasnya.

Staf Khusus Gubernur Sulut dipecat

Menyusul pemberitaan tersebut, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling langsung memecat staf khususnya.

“Yang bersangkutan sudah diberhentikan dari jabatannya sebagai staf khusus,” kata Kepala Dinas Kominfo Sulut Denny Mangala kepada wartawan.

Menurut Denny, kejadian tersebut murni perbuatan pribadi sehingga tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulut dan lembaga pemerintah.

“Kejadian ini murni pribadi dan tidak ada hubungannya dengan Gubernur Sulut. Tidak baik jika dikaitkan dengan pimpinan,” ujarnya.

Meski demikian, kata Denny, Pemprov Sulut tetap menghormati proses hukum yang dijalankan pihak kepolisian dan memastikan tidak melakukan intervensi terhadap proses hukum tersebut.

“Pemerintah Provinsi Sulut terus menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian dan memastikan tidak akan ada campur tangan dalam bentuk apa pun,” tutupnya.

(mir/dal)