Jakarta, Pahami.id —
Selamat menikmati Hoegeng Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, akan dimakamkan di TPU Giri Tama Tajur Halang Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2).
Prosesi pemakaman akan dilakukan menjelang siang hari, kata salah satu putra Hoegeng, Aditya, di rumah duka, kemarin.
Ia menjelaskan, ibunya meninggal bukan karena penyakit tertentu, melainkan karena usianya yang sudah lanjut.
“Dia sehat, tapi itu karena usianya sudah tua,” jelasnya.
Kapolres Metro Kota Depok, Kompol Abdul Waras mengatakan, almarhum akan dimakamkan di dekat mendiang suaminya, mantan Irjen Polisi Hoegeng Iman Santoso.
“Informasi dari pihak keluarga besok akan dimakamkan di Bogor, Tajur Halang, dekat restoran ayahmu. [Hoegeng],” kata Waras di rumah almarhum, kompleks Pesona Khayangan, Kota Depok.
Almarhum dimakamkan di Perumahan Pesona Khayangan Blok DH Nomor 1, Depok, Jawa Barat.
Jenazah tiba di rumah duka pada pukul 16.15 WIB menggunakan mobil jenazah polisi.
Rumah duka dipenuhi karangan bunga dari petugas kepolisian seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolres Depok, Kompol Abdul Waras.
Turut hadir pula Dankorbrimob, Komjen Polisi Ramdani Hidayat, dan Wadankorbrimob Polri, Irjen Polisi Reza Arief Dewanto.
Kapolres Depok Kompol Abdul Waras dan jajarannya terlihat menyiapkan berbagai keperluan.
Meriyati Roeslani Hoegeng atau biasa disapa Eyang Meri meninggal dunia pada Selasa dalam usia 100 tahun.
Meri meninggal dunia pada pukul 13.24 WIB karena sakit.
Meri Hoegeng lahir pada tanggal 23 Juni 1925 di Yogyakarta, Hindia Belanda. Meri merupakan putri dari Dr Mas Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.
Meri menikah dengan Jenderal Hoegeng pada tahun 1946 dan memiliki tiga orang anak.
Pasangan Meri-Hoegeng juga mendirikan grup musik The Hawaiian Singers setelah Hoegeng pensiun dan grup musik bergenre Hawaii ini sering tampil di berbagai acara dan rutin mengisi program musik di TVRI.
(antara/wi)

