Jakarta, Pahami.id —
Presiden Prabu Subianto menjadi salah satu anggota tertinggi negara-negara anggota Dewan Perdamaian (BoP) yang menghadiri rapat perdana kamar tersebut di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2) waktu AS.
Dalam pertemuan tersebut, Dewan Perdamaian bentukan Presiden Donald Trump membeberkan rincian struktur organisasi dan kerangka dewan yang akan mengawal dan memantau rekonstruksi Jalur Gaza Palestina yang hancur akibat invasi brutal Israel sejak Oktober 2023.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan kembali alasan Indonesia ingin bergabung dengan Dewan Perdamaian meskipun ada kritik publik yang mencap dewan kontroversial tersebut hanya untuk memenuhi “agenda Amerika dan sekutunya Israel.”
Prabowo juga secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan mengirimkan ribuan pasukan untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).
Indonesia juga ditunjuk sebagai Wakil Komandan ISF pada pertemuan tersebut.
Berikut pidato lengkap Prabowo pada upacara tersebut:
Presiden Trump, para delegasi yang terhormat,
Indonesia telah mempelajari 20 poin rencana Presiden Trump sejak hari pertama dan menyatakan setuju sepenuhnya dan berkomitmen penuh terhadap rencana tersebut. Itu sebabnya kami bergabung dengan Dewan Perdamaian. Kami bertekad untuk memastikan keberhasilannya.
Kami menyadari akan banyak hambatan dan tantangan. Namun dengan kepemimpinan Presiden Trump, kami optimistis visi perdamaian sejati dapat terwujud.
Masalah pasti akan muncul, tapi kami yakin bisa mengatasinya. Kami akan mewujudkan cita-cita perdamaian di Palestina – solusi yang adil, abadi dan damai terhadap masalah Palestina.
Di Gaza, pencapaian gencatan senjata adalah nyata dan kami menyambut baik hal tersebut. Oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan pasukan dalam jumlah besar, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan.
Kami siap mengerahkan militer untuk berpartisipasi aktif dalam kekuatan stabilisasi internasional guna memastikan perdamaian ini dapat berjalan secara efektif. Terima kasih.
(rds)

